Filesatu.co.id, Jember | Memperingati HUT RI ke-80 Masyarakat Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan melalukan berbagai aktivitas dan kreativitas yang diwujudkan pada perayaan karnaval budaya.
Mengangkat tema Budaya Nusantara, karnaval budaya berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari tingkat pelajar sampai umum. Peserta yang terbagi 23 kelompok dan 1 Regu Kehormatan dari Pemerintah Desa Glundengan.
Peserta karnaval mengikuti rute start dari lapangan Dusun Krajan berjalan hingga Dusun Tanjung Sari dan finish di depan kantor Desa Glundengan menempuh jarak sekitar empat KM. Rabu (17/09/2025).
Regu karnaval diberangkatkan langsung Kapolsek Wuluhan, AKP. Handoko, didampingi Komandan Koramil 0824/ 23 Wuluhan mewakili Muspika Wuluhan.
Turut mendukung pengamanan jalannya acara, beberapa personel Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Pamter dari PSHT Ranting Wuluhan.
Kepala desa Glundengan, Ahmad Musayin, S.p.d. menjelaskan regu yang mengikuti karnaval budaya, seperti Sholawat, gerak jalan kreasi juga kegiatan kegiatan yang lain. Menurutnya, kegiatan tersebut untuk memfasilitasi kreativitas pemuda Desa Glundenga.
”Mudah – mudahan dengan pelaksanaan karnaval budaya ini bisa memberikan semangat motivasi, semangat patriotisme untuk kita semua juga menghidupi dari kegiatan kebudayaan yang ada di Desa Glundengan khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,”ungkap Kades Musayin.
Ia berharap, melalui karnaval tema Budaya Nusantara, mari kita tunjukkan, kebanggaan kita sebagai warga negara Indonesia untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi penerus serta ingin menunjukkan bahwa Indonesia banyak budaya, bahasa dan suku bangsa tetapi tetap menjaga keselarasan serta keseimbangan.
”Kita angkat agar masyarakat semakin memahami pentingnya melestarikan tradisi bangsa. Kita ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap keragaman budaya yang kita miliki,” ujarnya.
”Kita angkat tema tersebut agar masyarakat semakin memahami pentingnya melestarikan tradisi bangsa. Kita ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap keragaman budaya yang kita miliki,” harap Kades Musayin.
Sementara Kepala Postu Glundengan, Hari, dari tim kesehatan pada filesatu mengatakan bahwa persiapan sarana kesehatan sudah disiapkan. ”Kami dari Tim Kesehatan bertugas untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan, Akan memberikan sarana kesehatan secara gratis.
”Kita buat dua Tim untuk disiagakan di posisi Start dan satu Tim di Finish. Kita membawa alat medis untuk mengecek kesehatan secara dasar, nanti bila ada peserta mengalami gangguan kesehatan nanti akan kita cek, kalau memang perlu penanganan berlanjut maka pasien kita larikan ke Puskesmas,”pungkas Hari. (Has/ Tog).




