Filesatu.co.id, BATURAJA | DIREKTUR Perumda Air Minum Tirta Raja, H. Bertho Dharmo Poedjo Asmanto, memaparkan kinerja positif perusahaan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Senin (8/9/2025). Dalam rapat tersebut, ia juga menjelaskan pentingnya penyesuaian tarif untuk menjaga keberlanjutan layanan air bersih.
Peningkatan Kinerja Finansial dan Operasional
Bertho menjelaskan, tujuan utama BUMD adalah memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menyoroti capaian penting:
- Perbaikan Finansial: Tahun 2024 menjadi tonggak sejarah bagi Tirta Raja. Perusahaan berhasil membukukan laba sebesar Rp181 juta dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), setelah bertahun-tahun menanggung kerugian hingga Rp37,2 miliar. Kinerja ini terus membaik hingga Juli 2025.
- Penguatan Operasional: Tirta Raja meningkatkan pelayanan dengan menambah dua mobil operasional, meningkatkan durasi pengaliran air dari 3–4 kali menjadi 5–6 kali per 24 jam, dan menekan tingkat kehilangan air (NRW) dari 41,25% menjadi 39,76%.
Alasan di Balik Penyesuaian Tarif
Penyesuaian tarif menjadi langkah krusial. Bertho menjelaskan bahwa tarif lama sebesar Rp5.376,73/m³ sudah berlaku sejak 2011, sementara biaya produksi mencapai Rp5.692,08/m³. Kondisi ini membuat perusahaan terus merugi.
“Tanpa penyesuaian tarif, Tirta Raja berpotensi menghadapi risiko serius. Mulai dari akumulasi kerugian yang semakin besar, terhambatnya peningkatan layanan, hingga risiko terhentinya pasokan air bersih dan PHK massal,” jelas Bertho.
Tarif baru mulai berlaku sejak 1 Januari 2025, setelah melalui proses panjang, termasuk persetujuan dari DPRD OKU dan Penjabat Bupati. Meski sempat mendapat penolakan dari beberapa kelompok, tingkat pembayaran pelanggan pada 2025 mencapai 89,12%, yang menandakan penerimaan positif dari masyarakat.
Program Pelayanan untuk Masyarakat
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, Tirta Raja menghadirkan Program Pro-Pelanggan atau Program 3K (Kenyamanan, Keringanan, Kemudahan), yang mencakup:
- Fasilitas Ruangan Pelayanan yang nyaman.
- Layanan Tangki Air Gratis untuk kondisi darurat.
- Diskon Khusus Pasang Baru dan Gratis Water Meter bagi yang rusak.
- Layanan Lapor TIRRA via aplikasi untuk kemudahan pengaduan.
- Fasilitas pembayaran cicilan bagi pelanggan yang mengalami kesulitan.
Bertho menutup paparannya dengan menegaskan bahwa penyesuaian tarif adalah investasi bersama untuk menjaga keberlanjutan air bersih. Hal ini bertujuan mendorong kemandirian perusahaan dan mengurangi beban subsidi dari pemerintah daerah.




