13 menit Ngobrol Asyik Bersama Drummer Legend Bobi Nilam Seputar Ekosistem Drummer

Penulis: Sugi
Editor: Eno Filesatu
Caption: Drummer General Maya dan The Binals Bobi Nilam. Rabu (26/2/2025).

Filesatu.co.id, Kota-Malang| Drummer General Maya dan The Binals Bobi Nilam Berbagi Pengalaman dan Visi masa depan perkembangan musik di Kota Malang. Menarik disimak obrolan singkat sekitar 13 menit di Gedung MCC pada Event Drum Day ini ada nilai positif didunia Drummer. Rabu (26/2/2025).

Bacaan Lainnya

Banyak yang disampaikan saat di temui awak media ini, Bobi Nilam tidak hanya berbagi pengalaman namun visi masa depan. Menurutnya, sebagai Drummer harus memiliki mental yang kuat dan kemampuan untuk membagi waktu dan mood antara berbagai proyek musik yang jalani.

“Iya bener mas sebagai drummer harus memiliki mental kuat kemampuan untuk membagi waktu dan mood antara berbagai proyek musik yang kita jalani,” ucapnya.

Kisah awal mula dari Drummer, Bobi sapaannya, sejak kecil bakatnya sudah nampak ketika masih SD (sekolah dasar) sering pukul pukul meja dibuat tetabuhan menyerupai alat musik Drum.

“Kira-kira ceritanya dari kapan sih suka drum, dari saya penasaran sama alat Ritmik ini, itu mulai SD. Dulu SD Seneng pukul-pukul meja, tapi intinya udah tau tempo, sifatnya kan percussion, jadi mengenal drum  sejak SMP kelas 1 baru pegang set alat drum yang real,” ungkapnya.

Bahkan kisah Bobi yang unik di masa kecil juga menghiasi ingatannya, saat terima rapotan  penasaran soal nilai dan biasanya ibu nya yang mengambilnya.

“Nillai berapa bu? ibuk bilang disini dulu, kemudian dibriefing, bukan nilainya tapi ini ada catatan penting, jangan sering mainan pukul meja di kelas ibu di marahin gurumu karena kamu bikin berisik di kelas,” kisah Bobi sembari senyum.

Dibalik itu semua lanjut Bobi, ada asa hingga kini, yang Ia geluti dan sudah  menyandang legenda Drummer. Atas itulah, projek kedepan pihaknya berencana untuk menggarap project bersama General Maya dan Band Indie nya The Binals dalam album keduanya.

“Ada rencana untuk meluncurkan album baru dengan General Maya dan The Binals di tahun 2025, kalau untuk The Binals kemarin kita launching Full Album bertajuk 18 Plus di tanggal 9 Febuari 2025 lalu,” ungkapnya.

Menariknya lagi, obrolan singkat tersebut, Drummer The Binals tersebut juga berbagi tentang pentingnya menjaga anugerah dari Tuhan, yaitu musik, dan bagaimana  berusaha untuk menjadi contoh yang baik bagi generasi muda, terutama dalam hal menjaga mental dan istiqomah dalam bermusik.

Di tanya kira-kira performa mana yang  paling berkesan, Bobi menjelaskan waktu sama Almarhum Mas Erwin, basis Dewa saat manggung di Jombang dan Surabaya.

“Waktu itu membawakan beberapa lagu Dewa karyanya Almarhum Mas Erwin, waktu itu Mas Erwin semangatnya mulai tumbuh lagi, kemudian dia Solo karir.

“Setelah itu saya Alhamdulillah diajak kerjasama untuk season player di Erwin & Friend Star, itu sangat berkesan sekali karena moodnya Mas Erwin bangkit lagi setelah dari Dewa. Selanjutnya dari general maya dengan BIP, mungkin itu sangat berkesan buat saya,” ucapnya.

Di sela kekosongannya Bobi bersama Band Indinya di Malang bikin proyek The Binals bertajuk 18 Plus.

“The Binals ini Genrenya rock and roll, ada glam rocknya tapi dominan rock, ada funknya juga, karena kami antar player suka beberapa genre. Alhamdulilah tanggal 9 kemarin dilaunching dan sudah tersebar digital platform semua sudah naik,” kata Bobi.

Perlu juga diketahui, 18+ temanya yang kita ambil adalah sosial,  fenomena sosial yang ada di masyarakat, jadi kalau ditanya segmennya kemana, segmennya orang-orang yang seneng karaoke.

“Makanya 18 plus itu tapi gak semua lagu,” tambahnya.

Lanjut Bobi Beda seperti lagu berjudul Bertahanlah, itu mengenai tragedi kanjuruhan mulai dari korban, famili korban, atau yang efek yang ditimbulkan, trauma besar sekali pada saat itu, kita membuat lirik khusus untuk itu.

Disinggung mengenai ada personil yang meninggal saat rekaman, Bobi berbagi tentang pengalamannya dalam membuat lagu untuk korban Kanjuruan dan bagaimana ide-ide dari almarhum Mas Oki, personel The Binals, yang, meninggal dunia saat proses rekaman

“Mas Oki itu (almarhum) pada saat proses record lagu keempat, Mas Oki itu kena sakit saat proses sampai lagu lima, dan sampai lagu sembilan itu Mas Oki meninggal dunia.

“Mudah-mudahan Mas Oki Husnul Khotimah. dan ide-nya Mas Oki kita buat untuk judul lagu Bertahanlah itu yang kita mix dengan tragedi kanjuruhan,” kata Bobi menutup obrolan bersama media ini. (Gh).

Tinggalkan Balasan