Filesatu.co.id, Banyuwangi | Wakil Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi, Naufal Badri apresiasi kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi yang telah mencapai target setoran ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 9,9 miliar lebih.
“Saya sangat mengapresiasi sekali kinerja PUDAM ini, sangat bagus,” kata Naufal Badri, Senin (8/12/2025).
Namun, Naufal Badri menghimbau kepada direktur utama PUDAM agar terus meningkatkan kinerjanya, dan mampu menyetor ke PAD sesuai target.
“Bukti kinerja PUDAM itu baik, Pembagian laba perusahaan kepada daerah berupa deviden untuk tahun ini sudah disetorkan ke kas daerah pada bulan Oktober 2025 lalu,“ ucap Naufal
Seperti diketahui, pada 21 Oktober 2025 lalu, Komisi III DPRD Banyuwangi menggelar rapat kerja bersama PUDAM. Dalam rapat tersebut, direktur utama PUDAM membeberkan hasil capaiannya dan telah menyetor ke PAD
Terpisah, Direktur PUDAM Banyuwangi, Abd Rahman menyampaikan bahwa perusahaan telah menyetorkan laba tahun 2024 senilai Rp. 9,957 miliar sebagai kontribusi fiskal untuk PAD pada bulan Oktober 2025.
” Untuk target PAD yang kita bayarkan di tahun 2025 sebesar Rp. 9,957 miliar sudah lunas, kita bayarkan per bulan Oktober 2025 kemarin ditransfer malalui kas daerah,”Abd Rahman.
Abd Rahman menjelaskan, jumlah pelanggan aktif PUDAM saat ini sebanyak 89.527 ada peninngkatan dibanding tahun 2024 lalu.
”Kita targetkan setiap tahun ada kenaikan jumlah pelanggan sekitar 5.000 pelanggan, termasuk juga kenaikan laba maupun setoran PAD, ” ucapnya.
PUDAM Banyuwangi mematok target setoran bagian dari laba tahun 2025 yang akan disetorkan ke kas daerah pada tahun 2026 sebesar Rp. 10,096 miliar sesuai dengan RKP yang telah ditetapkan.
Abd Rahman juga menyatakan bahwa perusahaan belum berencana untuk menaikkan tarif air minum dengan pertimbangan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan mengendalikan laju inflasi daerah.
” Air minum merupakan kebutuhan pokok, dan kenaikan tarifnya dapat memicu kenaikan harga barang dan jasa lainnya, yang pada akhirnya dapat mengerek laju inflasi di daerah, ” ungkapnya.




