Filesatu. co, id. BATURAJA | PENEMUAN tengkorak manusia menggegerkan warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Peninjauan Raya, Kabupaten OKU, Tengkorak tersebut ditemukan di dalam hutan belukar yang berada tidak jauh dari area perkebunan milik warga. Senin sore, 10 Maret 2026
Informasi yang dihimpun menyebutkan,
penemuan itu pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Warga tersebut merasa curiga setelah melihat sebuah benda berbentuk bulat di antara semak-semak.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Warga yang menemukan benda tersebut kemudian mendekat untuk memastikan apa yang dilihatnya.
Setelah diperiksa lebih dekat, benda yang semula dianggap hanya potongan kayu atau batu itu ternyata menyerupai tengkorak kepala manusia. Temuan tersebut langsung membuatnya terkejut.
Penemu tengkorak diketahui bernama Eriyanto bin Izadin, 37 tahun, seorang petani yang berdomisili di Dusun VI Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kabupaten OKU.
Saat itu Eriyanto tengah menggembala kerbau miliknya di kawasan hutan belukar yang berada di sekitar perkebunan warga. Sambil menunggu ternaknya, ia juga mengambil beberapa potong kayu di sekitar lokasi.
Di tengah aktivitas tersebut, pandangannya tertuju pada benda bulat yang tergeletak di tanah dan sebagian tertutup semak-semak. Rasa penasaran membuatnya mendekati benda tersebut.
Setelah melihat lebih jelas, Eriyanto menduga benda itu merupakan tengkorak manusia. Ia pun segera meninggalkan lokasi untuk melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib.
Laporan tersebut kemudian diterima oleh pihak kepolisian di Mapolsek Peninjauan. Mendapatkan informasi itu, petugas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Sekitar pukul 17.00 WIB, personel piket Polsek Peninjauan bersama aparat pemerintah Desa Rantau Panjang tiba di tempat kejadian perkara.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal di sekitar lokasi penemuan. Tengkorak manusia tersebut ditemukan berada di area hutan belukar yang cukup rimbun.
Lokasi penemuan berada tidak jauh dari perkebunan milik warga yang biasa digunakan masyarakat untuk berkebun maupun menggembala ternak.
Dari hasil pemeriksaan sementara di tempat kejadian perkara, petugas menemukan satu buah tengkorak kepala manusia sebagai barang bukti utama.
Belum diketahui secara pasti identitas tengkorak tersebut maupun sejak kapan berada di lokasi tersebut. Kondisi tengkorak juga masih perlu diperiksa lebih lanjut oleh tim ahli.
Untuk mengamankan lokasi, petugas kepolisian langsung memasang garis polisi di sekitar tempat ditemukannya tengkorak tersebut.
Langkah tersebut dilakukan agar lokasi tetap steril dan tidak terganggu oleh aktivitas warga yang ingin melihat langsung penemuan tersebut.
Pihak kepolisian saat ini masih menunggu kedatangan Unit Inafis dari Polres OKU untuk melakukan identifikasi serta olah tempat kejadian perkara secara lebih mendalam.
Hingga saat ini, kasus penemuan tengkorak manusia tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi akan melakukan serangkaian pemeriksaan guna mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya. ***





