Filesatu.co.id, SIDOARJO | PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo terus memacu percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak di sejumlah titik strategis. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan berjalan maksimal dan tepat waktu, Sabtu (7/2/2026).
Langkah proaktif ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat sekaligus upaya menunjang kelancaran ekonomi dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Sidoarjo.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) kali ini, Bupati menyisir tiga lokasi utama:
-
Jalan Muncul.
-
Ruas Gedangan–Betro (Kecamatan Gedangan).
-
Ruas Pagerwojo–Entalsewu (Kecamatan Sidoarjo).
Di wilayah Gedangan, Bupati menginstruksikan pengaspalan sepanjang 3,7 kilometer untuk menutup seluruh lubang yang selama ini dikeluhkan warga. “Saya bersama Dinas PUBM Sidoarjo memastikan perbaikan dari Desa Gedangan hingga perbatasan Betro segera tuntas. Targetnya, tidak ada lagi lubang yang membahayakan,” tegas Subandi di sela-sela tinjauannya.
Bupati Subandi mengungkapkan bahwa dirinya telah memetakan lima kecamatan prioritas berdasarkan laporan kerusakan dari warga. Kelima wilayah tersebut adalah Waru, Gedangan, Buduran, Sidoarjo, dan Sedati.
“Minggu ini pengerjaan di lima kecamatan tersebut harus selesai. Pekan depan, kita langsung bergerak ke wilayah lainnya. Saya ingin memastikan tidak ada proyek yang mangkrak,” imbuhnya.
Menjelang momen mudik, Bupati berharap seluruh akses jalan utama sudah dalam kondisi mulus sebelum Hari Raya Idulfitri. Namun, ia memperingatkan jajarannya agar tidak sekadar mengejar kecepatan pengerjaan.
“Kualitas bahan material dan proses pengaspalan harus tetap menjadi prioritas utama. Kita pantau terus agar hasilnya lebih awet dan bertahan lama. Masyarakat harus bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” tutup H. Subandi.
Pengerjaan ini juga mengedepankan kolaborasi dengan semangat “Bangun Desa, Bangun Kota”, di mana pihak kecamatan hingga tingkat RT/RW diharapkan aktif bersinergi dalam mengawasi hasil pembangunan infrastruktur di wilayah masing-masing. ***





