Serius Tekan Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Gelar 115 Sosialisasi Keselamatan Perlintasan

Filesatu.co.id, Madiun | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api. Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah melaksanakan 115 kali sosialisasi keselamatan perlintasan sebidang secara masif di wilayah kerjanya.

Kegiatan sosialisasi digelar di berbagai daerah, meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Kediri, Jombang, Blitar, Tulungagung, Magetan, hingga Nganjuk. Pelaksanaan berlangsung hampir merata sepanjang tahun dengan intensitas tertinggi pada bulan September dan Oktober.

Bacaan Lainnya

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya berkelanjutan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang.

“Keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Melalui sosialisasi yang rutin dan masif, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi rambu, sinyal, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” ujar Tohari, Kamis (15/01/2026).

Tohari menambahkan, kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor bersama komunitas pecinta kereta api, Dinas Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, serta mahasiswa Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, guna memperluas jangkauan edukasi keselamatan.

Saat ini, wilayah Daop 7 Madiun memiliki 216 perlintasan sebidang, terdiri dari 212 perlintasan resmi dan 4 perlintasan tidak resmi. Dari jumlah tersebut, 185 perlintasan dijaga dan 31 perlintasan belum dijaga, dengan pola penjagaan oleh Dishub, KAI, serta swadaya masyarakat.

Tohari kembali mengimbau masyarakat agar selalu berhenti sejenak, menengok kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas di perlintasan sebidang demi keselamatan bersama.(hms/anwar)

Tinggalkan Balasan