Semarak Karnaval dan Santunan Yatim RW 04 Sidokepung Rayakan HUT Ke-80 RI

Semarak Karnaval dan Santunan Yatim RW 04 Sidokepung Rayakan HUT Ke-80 RI
Semarak Karnaval dan Santunan Yatim RW 04 Sidokepung Rayakan HUT Ke-80 RI

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

Filesatu.co.id, SIDOARJO | SEMARAK perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia terasa di RW 04 Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran. Minggu (17/8/2025), warga dari lima RT—yaitu RT 16, 17, 18, 19, dan 48—menggelar karnaval akbar yang diiringi kegiatan sosial berupa santunan anak yatim.

Ketua RT 17, Sugeng, mengungkapkan bahwa acara ini murni inisiatif warga. “Kegiatan ini murni dari warga, oleh warga, dan untuk warga,” tegasnya, menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi landasan utama perayaan ini.

Wujud Kepedulian Warga: Santunan Anak Yatim

Sebelum puncak hiburan, warga RT 17 mengadakan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada 17 anak yatim di lingkungan RW 04. Bantuan yang diserahkan berupa bingkisan berisi alat tulis, makanan ringan, serta uang saku.

“Alhamdulillah, ini adalah wujud kepedulian warga RT 17,” ujar salah satu panitia. “Semoga membawa keberkahan bagi anak-anak dan mempererat tali persaudaraan.”

Santunan berlangsung khidmat di panggung utama, dikoordinasi oleh seorang ustadzah yang membantu proses penyerahan. Gus Anam berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan. “Semoga kegiatan seperti ini terus ada, tidak hanya memeriahkan HUT RI, tetapi juga memperkuat persaudaraan warga,” tambahnya.

Kreativitas Karnaval dan Hiburan Penutup

Arak-arakan karnaval dari warga RT 17 berlangsung semarak dengan beragam tema, mulai dari nilai kebangsaan, budaya, kerajaan, hingga Bhinneka Tunggal Ika. Juri independen tanpa intervensi menilai kreativitas warga dalam kostum, dekorasi, dan atraksi.

Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pentas seni, orkes musik, dan pembagian doorprize bagi peserta jalan sehat dan warga yang hadir.

Perangkat desa turut hadir memberikan dukungan, termasuk perwakilan BPD dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menambah semarak kebersamaan warga di momen perayaan kemerdekaan ini, meskipun Kepala Desa berhalangan hadir karena mengikuti upacara di SMP Negeri 2 Buduran.

 

Tinggalkan Balasan