Rangkaian Peringatan Harlah Ke 11 Kampung Coklat, Gelar Jalan Sehat Dengan Hadiah Utama Honda Beat

Tampak Pemilik Kampung Coklat (Training Hitam) H. Kholid Mustofa, melepas ribuan peserta jalan sehat di Harlah Ke 11 Kampung Wisata Edukasi miliknya
Tampak Pemilik Kampung Coklat (Training Hitam) H. Kholid Mustofa, melepas ribuan peserta jalan sehat di Harlah Ke 11 Kampung Wisata Edukasi miliknya

Filesatu.co.id, BLITAR | WISATA Edukasi Kampung Coklat, yang berlokasi di Jalan Banteng Blorok 18, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, adalah tempat wisata edukasi yang populer di Blitar. Di sini, pengunjung dapat melihat proses pengolahan cokelat, bermain di berbagai wahana, serta menikmati suasana yang menyenangkan. Saat ini sudah memasuki usia ke 11 tahun.

Rangkaian Peringatan Hari Lahir (Harlah) Kampung Coklat yang ke-11 tahun ini dimulai dengan acara jalan sehat. Kupon jalan sehat hanya Rp10.000 dan termasuk gratis masuk Kampung Coklat, serta berkesempatan memenangkan hadiah utama 1 unit motor Honda Beat dan berbagai hadiah menarik lain senilai puluhan juta. Minggu (03/08/2025).

Bacaan Lainnya

Selain jalan sehat, Kampung Coklat juga akan mengadakan acara puncak Harlah dengan mengadakan Pengajian Akbar bersama Gus Muhammad Iqdam pada tanggal 10 Agustus 2025 pukul 19.00 WIB. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Juga memberikan tiket dengan harga 50% di tanggal 5 agustus dan gratis masuk di 17 Agustus.

Seperti disampaikan owner Kampung Coklat H. Kholid Mustofa melalui Bagian Penjamin Mutu, Fauzan menyampaikan bahwa, Kampung Coklat Blitar diusia yang ke 11 tahun tentunya terus berbenah menjadi wisata edukasi terbaik di kabupaten Blitar dan Indonesia secara umum. Kami menghadirkan berbagai pembaruan untuk menyesuaikan dengan tren wisata edukatif terkini.

“Terbaru kami hadir dengan wajah baru yang lebih modern, interaktif, dan ramah keluarga. Destinasi wisata edukatif berbasis kakao ini terus berinovasi untuk memberikan pengalaman menyenangkan bagi seluruh kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua,” ungkap Fauzan.

Fauzan juga menyampaikan bahwa, salah satu keunikan Kampung Coklat adalah peran aktifnya dalam membangun masyarakat desa dan pendidikan, terutama pendidikan usia dini, dasar dan menengah.

“Kampung Coklat sangat cocok untuk para pelajar, karena telah melakukan integrasi pendidikan bekerjasama dengan pemerintah pusat untuk ikut menjadi sarana pendidikan dan pengajaran yang berbasis alam,” jelas Fauzan.

Workshop membuat coklat tetap menjadi daya tarik utama. Pengunjung diajak memproses coklat dari biji kakao asli Blitar, mulai dari roasting hingga molding (pencetakan). Berjalan keliling di kebun kakao, anak-anak bisa mencoba belajar menanam bibit kakao.

“Selain itu juga mengedukasi petani kakao agar mandiri. Memberdayakan UMKM dan toko lokal. Kami juga menyediakan pelatihan gratis untuk guru dan siswa. Menerapkan prinsip zero waste dari limbah kakao di kolam budidaya ikan kami,” tandas Fauzan.

Fauzan menyampaikan bahwa, diusia ke 11 tahun Kampung Coklat menjadi bukti pariwisata dapat berkembang tanpa melupakan nilai edukatif dan kemanusiaan. Menggabungkan edukasi, wisata alam, dan rekreasi keluarga yang semakin matang di tahun 2025.

“Kampung Coklat Blitar terbaru bukan sekadar tempat wisata biasa. Di tahun 2025, tempat ini menghadirkan kombinasi antara edukasi, rekreasi, dan kekayaan lokal yang membuatnya cocok untuk semua kalangan,” lanjut Fauzan.

Dengan desain yang lebih modern dan tematik, kami berharap di tahun 2025 ini dengan pembaharuan dan penambahan fasilitas, pengunjung semakin meningkat dan betah berlibur di Kampung Coklat.

“Jadi jika anda mencari tempat wisata keluarga yang penuh makna, edukatif, dan tetap menyenangkan. Jangan lewatkan kesempatan mencicipi coklat khas Blitar sambil menikmati suasana desa yang asri dan modern,” pungkas Fauzan.***

Tinggalkan Balasan