Filesatu.co.id, SIDOARJO | DI TENGAH kesibukan menjalankan profesi sebagai advokat sekaligus mengelola media, Advokat Bramada Pratama Putra, S.H., CPLA., menunjukkan bahwa ketegasan dalam dunia hukum tetap dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Nilai kemanusiaan itu diwujudkan melalui kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang dirangkai dengan santunan bagi puluhan janda lansia di kediamannya di Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Sosok yang menjabat sebagai Ketua Harian YALPK Group sekaligus Owner media Jejakdigitalnusantara.com itu menjadikan momentum Ramadan sebagai ruang untuk berbagi keberkahan dengan masyarakat sekitar, khususnya para janda lansia yang membutuhkan perhatian sosial.
Suasana religius terasa begitu kuat dengan kehadiran sejumlah tokoh agama, di antaranya Habib Rizal Al Kaff, Habib Ahmad Al Haddad, dan Habib Sofy Al Masyhur. Kehadiran para ulama tersebut menambah kekhidmatan acara melalui lantunan tahlil dan doa bersama yang menggema syahdu, mengajak seluruh undangan larut dalam rasa syukur kepada Allah SWT.
Dalam sesi mauidzah hasanah, para hadirin juga diingatkan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Sang Pencipta (Hablum Minallah) dan hubungan antarsesama manusia (Hablum Minannas). Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ibadah spiritual harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial terhadap sesama.
Bagi Bramada, kegiatan ini merupakan bentuk sederhana untuk merawat nilai-nilai kemanusiaan tanpa memandang latar belakang sosial maupun status. Ia menilai, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat empati dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Ini bukan sekadar acara makan bersama, tetapi juga momentum untuk meneguhkan nilai kepedulian. Kami ingin tetap hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Bramada kepada awak media di sela-sela kegiatan.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang penuh harapan, dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada para janda lansia. Melalui kegiatan tersebut, Bramada berharap keberkahan Ramadan dapat dirasakan bersama.
Menurutnya, keberhasilan dalam profesi tidak akan memiliki makna utuh tanpa disertai kebermanfaatan bagi sesama manusia. Ramadan, katanya, selalu mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati lahir dari keikhlasan berbagi dan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.***





