Rakoorwil IWO Indonesia Sumsel Digelar, DPW Siapkan Sanksi Tegas bagi DPD Tak Produktif

Penulis: Ali Zebet SL
Editor: Redaksi
Rakoorwil IWO Indonesia Sumsel
Rakoorwil IWO Indonesia Sumsel

Filesatu.co.id, Prabumulih | Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPW IWO Indonesia) Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakoorwil) semester II tahun 2026 di Sekretariat DPW IWO Indonesia, Jalan Padat Karya, Kota Prabumulih, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Rakoorwil tersebut membahas evaluasi kinerja Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota, dinamika organisasi, serta penguatan soliditas dan pengembangan organisasi berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWO Indonesia Nomor 001/OKK-IWO I/IX/2006 tentang pelaksanaan rapat koordinasi wilayah.

Dalam sambutannya, Ketua DPW IWO Indonesia Sumatera Selatan, Sakrin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPD yang hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun penempatan peserta.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus DPD IWO Indonesia kabupaten/kota yang telah berkenan hadir. Saya juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun penempatan,” ujar Sakrin.

DPW Soroti Kinerja DPD

Pembahasan dilanjutkan dengan pembacaan surat instruksi DPP, evaluasi kinerja DPD, serta pembahasan tata tertib dan mekanisme penyelesaian persoalan internal organisasi.

Wakil Ketua DPW IWO Indonesia Sumatera Selatan, Rangga Arifin, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, soliditas, dan solidaritas antaranggota.

Ia juga menyoroti kinerja sejumlah DPD yang dinilai belum maksimal, bahkan belum menunjukkan perkembangan kegiatan yang signifikan.

Menurut Rangga, setiap pengurus harus menjaga kerukunan, menghormati sesama anggota, serta menyelesaikan persoalan internal secara elegan, profesional, dan beretika dengan tetap berpedoman pada AD/ART organisasi.

Ia menegaskan, persoalan yang melibatkan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) harus diselesaikan melalui mekanisme organisasi, bukan dengan tindakan yang justru memperkeruh keadaan.

DPD Tak Produktif Terancam Sanksi

Rangga juga menegaskan bahwa DPW akan menindaklanjuti instruksi DPP terkait pemberian peringatan dan sanksi terhadap DPD yang dinilai tidak produktif, tidak mematuhi aturan organisasi, serta mengabaikan program kerja wilayah.

“Kami pengurus DPW IWO Indonesia Sumatera Selatan berpedoman pada AD/ART dan instruksi DPP. Sanksi tegas akan diberikan kepada DPD yang tidak mematuhi aturan, tidak memiliki progres kerja, serta tidak memberikan kontribusi positif bagi organisasi,” tegas Rangga.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan dan kontribusi nyata dari setiap pengurus menjadi faktor penting untuk mendorong perkembangan serta kemajuan IWO Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan.

Rakoorwil kemudian dilanjutkan dengan penyampaian saran, masukan, usulan, laporan capaian kegiatan, serta kendala yang dihadapi masing-masing DPD beserta alternatif penyelesaiannya.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan hasil rapat dan doa bersama. Melalui Rakoorwil ini, DPW IWO Indonesia Sumatera Selatan berharap seluruh jajaran pengurus semakin solid, disiplin, dan aktif menjalankan program kerja demi kemajuan organisasi.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *