Filesatu.co.id, SAMPANG | PEMERINTAH Kabupaten Sampang terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui program pengeboran sumur di sejumlah wilayah yang selama ini terdampak kekeringan. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk mengoptimalkan lahan pertanian tadah hujan agar tetap produktif sepanjang tahun.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang Suyono, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Nurdin menjelaskan bahwa kegiatan pengeboran sumur dilakukan secara bertahap di beberapa kecamatan yang memiliki potensi pertanian tinggi namun sering terkendala kekurangan air saat musim kemarau.
“Dengan adanya sumur bor ini, petani bisa melakukan pola tanam lebih dari satu kali dalam setahun. Selain itu, irigasi akan lebih terjamin dan produksi pertanian bisa meningkat,” ujarnya.
Selain itu Nurdin menambahkan bahwa program pengeboran tersebut merupakan bagian dari kegiatan Oplah (Optimasi Lahan) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Program ini juga melibatkan pendampingan dari TNI dalam pelaksanaannya di lapangan.
“Itu kan kegiatan Oplah. Yang mana itu kegiatan APBN dengan pendampingan TNI, dengan tujuan untuk meningkatkan penanaman padi. Kegiatannya meliputi pengeboran dan pipa distribusi. Itu saja,” terangnya.
Ia menjelaskan, di Kabupaten Sampang terdapat 49 titik lokasi pengeboran yang tersebar di 9 kecamatan. Setiap kecamatan mendapat alokasi beberapa titik sumur sesuai kebutuhan dan luas lahan pertanian yang akan dioptimalkan.
“Dari 180 desa itu, ada yang satu desa punya dua lokasi ada juga yang lebih,” imbuhnya.
Meskipun tidak menyebutkan berapa kisaran anggarannya, namun sejumlah petani menyambut positif program ini. Mereka berharap agar pelaksanaannya merata dan bisa segera dimanfaatkan untuk musim tanam berikutnya.
“Kami sangat bersyukur, karena selama ini kalau musim kemarau lahan tidak bisa ditanami. Kalau ada sumur bor, kami bisa terus menanam,” kata salah satu petani asal Kecamatan Kota Sampang. (Fal)





