Perumda Delta Tirta Perkuat Media Partnership Lewat Gathering

Media Ghatering yang digelar Perumda Delta Tirta Sidoarjo
Media Ghatering yang digelar Perumda Delta Tirta Sidoarjo

Filesatu.co.id, SIDOARJO | PERUSAHAAN Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo menggelar Media Gathering bersama insan pers dan organisasi jurnalis, Sabtu (31/1/2026), di Luminor Hotel Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat strategic communication serta membangun partnership yang berkelanjutan antara perusahaan daerah air minum dengan media massa.

Media gathering tersebut dihadiri ratusan jurnalis dari berbagai platform, mulai dari media cetak, elektronik, hingga media daring. Forum ini dimanfaatkan sebagai ruang open dialogue antara manajemen Perumda Delta Tirta dan insan pers untuk membangun mutual understanding, memperkuat transparansi, serta menjaga kepercayaan publik (public trust).

Bacaan Lainnya

Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Ir. Dwi Hari Soeryadi, menegaskan bahwa komunikasi yang sehat merupakan key factor dalam tata kelola perusahaan modern. Menurutnya, relasi dengan media tidak cukup hanya bersifat formal, melainkan harus berkembang menjadi long-term partnership yang saling menguatkan.
“Harapan kami, komunikasi ini terus terjaga dengan baik. Bukan sekadar komunikatif, tetapi komunikatif plus, dengan perspektif ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perumda Delta Tirta memiliki grand vision bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mewujudkan layanan air bersih yang berkelanjutan hingga tahun 2042, dengan target coverage pelayanan mencapai 100 persen. Visi tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk dukungan media sebagai public information channel.

Dwi juga memaparkan tantangan operasional perusahaan, salah satunya kewajiban pemanfaatan kapasitas produksi air hingga 1.200 liter per detik. Kapasitas tersebut, kata dia, tetap menimbulkan fixed cost meski tidak digunakan, sehingga diperlukan strategi pemanfaatan yang efektif dan sustainable.

Selain itu, ia mengingatkan potensi krisis air bersih pada periode 2026–2028 akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan. Tanpa langkah early preparation, kebutuhan air masyarakat akan sulit terpenuhi. Karena itu, penyiapan instalasi pengolahan air (IPA) baru menjadi bagian dari risk mitigation perusahaan.

Dari sisi kinerja keuangan, Perumda Delta Tirta mencatat tren positif dengan peningkatan laba sejak 2021. Capaian tersebut disebut sebagai hasil kerja kolektif tim serta dukungan stakeholders, termasuk media sebagai mitra kritis dan konstruktif.

Menutup sambutannya, Dwi menegaskan komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan terus melakukan continuous improvement demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui media gathering ini, diharapkan terbangun sinergi yang solid, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Sidoarjo.***

Tinggalkan Balasan