Filesatu.co.id, Banyuwangi | Pemkab Banyuwangi siap memfasilitasi pengurusan PBG dan SLF. Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (PU CKPP) Banyuwangi siap memfasilitasi pengelola pondok pesantren dalam kepengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Pernyataan itu disampaikan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Senin (3/11/2025) dan mengarahkan kepengurusan PBG dan SLF untuk berkoordinasi dengan pihak Dinas PU CKPP Banyuwangi saat Pemkab Banyuwangi bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar pencanangan Pesantren Aman di Pendopo Sabha Swagata Blambangan saat kick off Hari Santri Nasional pada 20 Oktober 2025 lalu.
”Pencanangan Pesantren Aman silakan berkonsultasi dengan Dinas Dinas PU CKPP” kata Ipuk.
Bahkan untuk menunjang pesantren Aman, kat Ipuk, Pemkab telah menggelar sosialisasi tentang regulasi dan prosedur pembangunan serta penggunaan bangunan yang sesuai standar.
”Karena kami, pemerintah ikut berkewajiban memastikan lingkungan belajar santri aman dan layak. Salah satunya dengan menjamin fasilitas infrastruktur baik gedung belajar maupun asrama yang aman dan sesuai standar,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (3/11/2025).
Hal itu menurut Ipuk, pemerintah perlu untuk memberikan pendampingan guna memastikan setiap bangunan di wilayah, termasuk pondok pesantren, dibangun dan digunakan secara aman.
Dijelaskan Plt Kepala Dinas PU CKPP, Suyanto Waspo Tondo, mengenai PBG, PBG adalah dokumen yang harus ada sebelum pembangunan gedung dimulai. Sedangkan SLF menyatakan bahwa gedung yang sudah selesai dibangun telah memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan.
“Saling melengkapi kedua dokumen tersebut (PBG dan SLF) karena penting untuk legalitas serta keamanan suatu bangunan,” jelas Yayan, panggilan akrab Suyanto.
Berkaitan kepengurusan PBG dan SLF Dinas lanjut Yayan, PU CKPP Banyuwangi, membuka ruang konsultasi bagi pondok pesantren yang ingin memeriksa kelayakan bangunan maupun mengurus PBG dan SLF-nya.
”Pemkab akan memfasilitasi dan mendampingi dalam pengurusan PBG dan SLF pondok pesantren,”pungkasnya
Untuk diketahui bersama, kegiatan sosialisasi Pencanangan Pesantren Aman tersebut telah dilaksanakan pada 20 Oktober 2025 lalu dan diikuti 70 pengurus pondok pesantren se Banyuwangi. Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan Choiril Ustadi, turut dihadiri perwakilan Nahdatul Ulama, perwakilan Muhammadiyah, dan para Camat se Banyuwangi.




