Filesatu.co.id, Banyuwangi | Kejuaraan renang tingkat pelajar se-Tapal Kuda digelar di Wisma Kolam Renang Umbul Bening Water Park, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, selama dua hari, Sabtu-Minggu (5-6/9/2026).
Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Umbul Bening Water Park. Perlombaan diikuti pelajar dari berbagai daerah di kawasan Tapal Kuda, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), SMP hingga SMA.
Para peserta terbagi dalam sejumlah kelompok umur, termasuk kelahiran 2017 hingga 2021. Nomor yang diperlombakan meliputi jarak 25 meter dan 50 meter dengan gaya dada, gaya kupu-kupu, serta gaya bebas.
Memasuki hari pertama perlombaan, Sabtu (5/9/2026), para atlet muda tampak antusias dan penuh semangat untuk meraih prestasi. Salah satunya Arsya Mastra Miyas, siswa MIN 3 Banyuwangi, yang berhasil menyabet juara pertama gaya bebas putra pada nomor perlombaan 50 meter.
Prestasi lainnya diraih Andromeda Mirza, siswa SMPN 1 Genteng, kelompok umur 2014, yang berhasil meraih juara kedua gaya dada putra nomor 50 meter.
Keberhasilan para atlet muda tersebut tidak lepas dari dukungan orang tua serta arahan dan pembinaan para pelatih. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun mental bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan atlet.
Ketua Akuatik, Aditya Ruli Delianto, dalam arahannya menekankan pentingnya seluruh atlet, pelatih, dan panitia memahami ketentuan pelaksanaan kejuaraan. Menurutnya, arahan tersebut menjadi pedoman bersama untuk menjaga sportivitas, keselamatan, serta kelancaran selama perlombaan berlangsung.
“Sangat penting mengikuti arahan yang diberikan. Itu menjadi patokan agar perlombaan berjalan tertib dan atlet bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Adit dihubungi media ini.
Sementara itu, Owner Umbul Bening Water Park, Fahmi Bagus, mengatakan fasilitas kolam renang yang dimilikinya telah memenuhi standar untuk digunakan sebagai arena perlombaan renang.
Menurut Fahmi, dalam dua tahun terakhir Umbul Bening secara konsisten menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan renang yang digelar oleh pengurus Akuatik.
“Antusiasme peserta pada momen HUT ke-18 ini sangat tinggi. Jumlah peserta setiap tahun juga mengalami peningkatan. Ratusan peserta dari kawasan Tapal Kuda datang ke Banyuwangi untuk mengikuti lomba,” kata Fahmi.
Ia menilai meningkatnya jumlah peserta menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus menunjukkan bahwa olahraga renang di Banyuwangi dan kawasan Tapal Kuda memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Ini juga menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, karena dari kegiatan seperti ini bisa lahir atlet-atlet berprestasi yang nantinya mampu membawa nama baik daerah,” terangnya.
Fahmi berharap kejuaraan renang tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi agenda tahunan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan serta pencarian bibit-bibit atlet renang berprestasi dari Banyuwangi dan daerah lain di kawasan Tapal Kuda.









