Kantor Imigrasi Ponorogo Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama dengan SLB Negeri Jenangan

Filesatu.co.id,  Ponorogo | Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI (Kantor Imigrasi) Ponorogo menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jenangan Ponorogo pada Senin (19/10/2026).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi pegawai, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada kelompok rentan, sekaligus memperluas pengetahuan dan wawasan peserta didik mengenai bidang keimigrasian.

Bacaan Lainnya

Kedua pihak sepakat untuk melaksanakan sejumlah program yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengembangan edukasi keimigrasian. Program tersebut meliputi pelatihan bahasa isyarat dan sensitivitas disabilitas bagi pegawai, penyusunan serta evaluasi standar pelayanan di lingkungan Kantor Imigrasi Ponorogo, serta kegiatan pengenalan keimigrasian bagi peserta didik SLB Negeri Jenangan Ponorogo.

Pelatihan bahasa isyarat dan sensitivitas disabilitas yang nantinya akan diberikan oleh tim pengajar dari SLB Negeri Jenangan Ponorogo, diharapkan dapat meningkatkan Pemahaman pegawai Kantor Imigrasi Ponorogo dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Dengan kompetensi tersebut, pegawai diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih komunikatif, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan.

Upaya ini juga menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap standar pelayanan guna memastikan terselenggaranya pelayanan publik yang inklusif, adil, dan non-diskriminatif bagi seluruh masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri PANRB Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan.

Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Ponorogo meyakini seluruh masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang setara, mudah diakses, dan bebas dari diskriminasi. Oleh
karena itu, pelayanan tidak hanya menekankan aspek kecepatan dan ketepatan, tetapi juga keramahan, empati, serta penghormatan terhadap hak dan kebutuhan setiap individu.

Di sisi lain, kerja sama ini turut membuka ruang bagi peserta didik SLB Negeri Jenangan Ponorogo untuk lebih mengenal tugas dan fungsi keimigrasian, termasuk informasi dasar mengenai paspor, perjalanan ke luar negeri, serta peran Imigrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengenalan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta didik melalui penyampaian informasi yang edukatif, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan sarana dan alat bantu berupa kursi roda, alat bantu dengar, tongkat putih, serta seragam vokasi untuk peserta didik SLB Negeri Jenangan Ponorogo.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Imigrasi Ponorogo untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan keimigrasian, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat dan memperkuat kepedulian sosial, khususnya bagi keluarga besar SLB Negeri Jenangan Ponorogo.

“Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, adaptif, dan menjangkau kebutuhan seluruh lapisan masyarakat tanpa
terkecuali.  Kami berharap kolaborasi dengan SLB Negeri Jenangan Ponorogo ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun lingkungan pelayanan yang lebih ramah disabilitas sekaligus mendekatkan informasi keimigrasian kepada masyarakat tanpa terkecuali,” pungkas Anggoro Widy Utomo.

Laporan : Benthar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *