Filesatu.co.id, Madiun | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatatkan kinerja positif di sektor angkutan barang sepanjang tahun 2025. Dalam periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025, KAI Daop 7 Madiun mengangkut 68.452 ton barang, memperkuat peran kereta api sebagai moda distribusi strategis dalam sistem logistik nasional.
Capaian tersebut melampaui target program perusahaan tahun 2025 sebesar 5.620 ton, atau tumbuh sekitar 1.218 persen. Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan distribusi logistik yang efisien, aman, dan tepat waktu.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa tren positif tersebut dipengaruhi oleh optimalisasi layanan angkutan barang.
“Tren positif ini sangat dipengaruhi oleh adanya angkutan pengiriman train set Kereta Luar Biasa (KLB) INKA, KA Parcel dan Angkutan Dinas & Satker,” jelas Tohari.
Berdasarkan data perusahaan, komoditas penyumbang volume angkutan terbesar meliputi Angkutan Dinas/Satker sebesar 29.080 ton, KLB INKA 22.365 ton, Barang Hantaran Paket (BHP) 13.902 ton, serta Parcel One Night Services (ONS) 13.107 ton.
Selain peningkatan volume, kinerja ketepatan waktu perjalanan KA barang juga melampaui target perusahaan. Sepanjang 2025, On Train Performance (OTP) keberangkatan KA barang terealisasi 98,58 persen, dari target 96 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan mencapai 98,70 persen.
Tohari menegaskan komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam menjaga keandalan layanan angkutan barang nasional.
“Upaya peningkatan yang telah dilakukan dan akan terus dikembangkan menjadi komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk menghadirkan service excellence. Kami bertekad memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan barang yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu,” tutup Tohari.(hms/anwar)





