Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadan, Kapolda Jabar Tinjau Gerakan Pangan Murah di Karawang

Penulis: Nina Susanti
Editor: Redaksi
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan meninjau langsung Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Karawang
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan meninjau langsung Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Karawang

Filesatu.co.id, KARAWANG | GUNA menjaga stabilitas harga pokok di tengah pelaksanaan ibadah bulan suci Ramadan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan meninjau langsung Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Karawang pada Selasa (24/2/2026). Langkah ini merupakan komitmen Polri dalam memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sepanjang bulan puasa

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi Bupati Karawang Aep Syaepuloh, serta sejumlah kepala dinas terkait. Kehadiran mereka disambut antusias warga yang sejak awal telah memadati lokasi pasar murah.

Bacaan Lainnya

Rudi Setiawan mengatakan, gerakan pangan murah ini merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya selama Ramadan ketika permintaan masyarakat meningkat.

“Gerakan pasar murah ini merupakan kebijakan Bapak Presiden yang juga dikendalikan oleh Bapak Kapolri, dan kami di Polda Jabar diperintahkan untuk menggelarnya, terutama di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya minat warga yang rela mengantre demi mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET).

“Alhamdulillah, antusias warga cukup tinggi karena komoditas yang kami siapkan harganya di bawah harga pasar,” kata Rudi.

Sejumlah komoditas disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras SPHP, minyak goreng, tepung terigu, telur, daging sapi, daging kerbau, daging ayam, cabai merah, dan bawang putih. Beberapa bahan pokok seperti cabai merah menjadi perhatian karena sebelumnya mengalami kenaikan harga di pasaran.

Kapolda menjelaskan, untuk wilayah Karawang disiapkan sekitar lima ton beras dan kurang lebih satu ton daging, termasuk komoditas cabai dan bawang. Distribusi dilakukan selama satu hari pelaksanaan di Karawang, sementara di beberapa daerah lain digelar hingga dua hari.

Ia menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di Karawang. Pada hari yang sama, pasar murah juga digelar di sejumlah daerah lain seperti Kota Bandung, Cimahi, Purwakarta, Sumedang, Subang, dan Indramayu. Ke depan, kegiatan akan menyasar seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat secara bertahap.

“Kami tidak sendiri. Kami bekerja sama dengan Bulog, dinas terkait, serta para pelaku usaha untuk menyediakan bahan pokok dengan harga lebih murah,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga di tingkat masyarakat.

Adapun warga yang berasal dari Batu Jaya, Supra (30) ikut memborong lima kantong beras SPHP juga beberapa kantong gula.

“Saya habis sekitar Rp125.000 bisa dapet 5 kantong gula dan 5 kantong beras SPHP 5kg,” ujarnya.

Rudi menegaskan, tujuan utama pasar murah adalah memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan harga di pasaran. Dengan menambah pasokan dan “membanjiri” pasar, diharapkan harga bahan pokok dapat stabil bahkan menurun.

“Kehadiran kami bersama stakeholder adalah untuk membantu masyarakat agar lebih mudah memperoleh bahan kebutuhan pokok, serta memastikan harga tetap terkendali,” pungkasnya. ***

 

Tinggalkan Balasan