Hadirkan Putri Jawa Timur 2025, Pemilihan Duta Siaga Bencana SMKN 4 Jember Berlangsung Meriah

Filesatu.co.id, Jember | Dalam rangka edukasi tanggap Siaga Bencana, Pemkab Jember yang diwakili PMI Jember gelar ajang pemilihan Duta Siaga Bencana 2026 yang berlangsung sangat meriah dan penuh antusias di Halaman SMKN 4 Jember, Kamis (29/1/ 2026).

Bacaan Lainnya

Kemeriahan semakin memuncak dengan kehadiran sosok spesial, Khanza Elvarreta Azarin Siswi kelas 10 SMKN 4 Jember yang baru saja menyabet gelar Putri Jawa Timur 2025. Gadis bertinggi 175 asli Jember ini berstatus sebagai ratu kecantikan tingkat provinsi. Dia hadir untuk menunjukkan kepeduliannya pada almamater serta memberikan motivasi kepada sepuluh finalis Duta Siaga Bencana.

Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, ditandai dengan pemukulan gong di hadapan ratusan siswa dan tamu undangan. “Pemilihan Duta Siaga Bencana SMKN 4 Jember untuk memberikan kesadaran warga sekolah akan pentingnya siaga bencana,” kata Ghufron Eviyan Efendi. Sehari sebelumnya, digelar simulasi gempa bumi di SMKN 4 Jember.

 

Kepala SMKN 4 Jember, Suyadi, menyampaikan rasa bangganya karena kegiatan ini mampu mengkolaborasikan prestasi akademik, talenta non-akademik, dan kesadaran akan kemanusiaan.

 

Suasana semakin hangat ketika Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, turut hadir di tengah acara. Kedatangannya yang tergolong mendadak ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan motivasi tambahan bagi sepuluh finalis yang sedang berkompetisi.

 

Zainollah berharap, para Duta Siaga Bencana yang terpilih nantinya tidak hanya menjadi figur sekolah, tetapi juga menjadi relawan muda yang tangguh dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Jember.

 

Kehadiran Khanza Elvarreta Azarin sebagai narasumber menjadi bukti nyata bahwa kesadaran akan bencana bisa dimulai dari mana saja, termasuk dari sosok muda yang berprestasi di dunia kontes kecantikan. Melalui Festival Siaga Bencana ini, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN ) 4 Jember sukses membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sigap dalam aksi sosial dan mitigasi bencana.(Gam / Togas )

Tinggalkan Balasan