Filesatu .co id, Jember | Suasana di Kantor Sekretariat Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) satuan wilayah Jember di kecamatan Ajung tampak berbeda dari biasanya pada Jumat (9/1/2026). Jika biasanya ruangan tersebut dipenuhi dengan diskusi hangat mengenai isu-isu pemberitaan, kali ini suasana penuh kekeluargaan dan haru biru menyelimuti gedung tersebut saat para pengurus kembali merealisasikan program bantuan beras bagi warga sekitar.
Berbeda dengan aksi pada pekan sebelumnya yang dilakukan secara door-to-door atau mengetuk pintu rumah warga satu per satu, kali ini KJJT Jember memilih format yang lebih inklusif. Warga diundang langsung ke kantor sekretariat untuk menerima bantuan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara insan pers dengan warga masyarakat.
Ketua KJJT Jember, Yunus Safari, turun langsung memimpin jalannya pembagian. Sambil menyerahkan karung-karung beras kepada para penerima manfaat, ia menyapa satu per satu warga dengan ramah. Baginya, kegiatan ini adalah cara jurnalis memberikan dampak nyata di luar goresan pena mereka.
“Kami kembali merealisasikan amanah ini di kantor kami sendiri agar masyarakat juga merasa memiliki kedekatan dengan rekan-rekan jurnalis.
Bantuan beras ini mungkin nilainya tidak seberapa, namun kami berharap ini menjadi barokah dan bermanfaat bagi bapak-bapak serta ibu-ibu sekalian,” ujar Yunus Safari dalam sambutannya yang disambut anggukan tulus dari warga.
Yunus juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bantuan sosial dadakan, melainkan komitmen berkelanjutan dari KJJT untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam garis kemiskinan di wilayah Ajung.
Isak tangis haru penerima manfaat menjadi momen paling menyentuh terjadi saat beberapa lansia maju untuk menerima paket bantuan. Di antaranya adalah Ibu Sus, Ibu Ani, dan Bapak Rahmadi. Ketiganya merupakan warga yang selama ini memang membutuhkan uluran tangan untuk menyambung hidup sehari-hari.
Ibu Sus, yang tampak berjalan perlahan, tidak mampu menahan air matanya saat menerima paket beras dari pengurus. Dengan tangan yang sedikit gemetar karena haru, ia berulang kali mengucapkan doa bagi keselamatan dan kelancaran tugas para jurnalis.
“Terima kasih banyak, saya sangat terharu. Ternyata bapak-bapak wartawan di sini tidak hanya sibuk mencari berita, tapi juga peduli dengan nasib orang tua seperti saya. Bantuan ini sangat meringankan beban kami,” ungkapnya sambil menyeka air mata.
Senada dengan Ibu Sus, Bapak Rahmadi juga menyampaikan apresiasinya. Ia mengaku terkesan dengan keramahan para pengurus KJJT saat menjamu mereka di kantor. “Rasanya seperti di rumah sendiri. Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan keramahannya,” tuturnya singkat namun penuh makna.
Konsistensi di tengah tantangan zaman,
kegiatan yang dilaksanakan di awal Januari 2026 ini membuktikan bahwa KJJT Jember tetap teguh pada visinya untuk menjadi organisasi profesi yang humanis. Meskipun metode pembagian berubah dari door-to-door menjadi terpusat di kantor, integritas dan ketepatan sasaran tetap menjadi prioritas utama.
Melalui aksi nyata ini, KJJT Jember ingin mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa profesionalisme jurnalistik harus berjalan beriringan dengan empati sosial. Kantor sekretariat KJJT kini bukan hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga menjadi “rumah harapan” bagi warga Ajung yang membutuhkan perhatian.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, di mana warga dan pengurus KJJT Jember saling mendoakan agar keberkahan senantiasa menyertai setiap langkah pengabdian mereka di masa depan.( Tim/ Togas)




