Filesatu.co.id, Blitar | Ada yang berbeda dari perayaan Hari Jadi Blitar. Kali ini, pada resepsi peringatan Hari Jadi Blitar yang ke-701, Bupati/Wakil Bupati bersama anggota Forkopimda berakting dalam Dramasoka dengan lakon Pendekar Caping Gunung.
Kegiatan ini selain menghibur, mengedukasi masyarakat juga upaya menjaga sinergitas antara pemerintah Kabupaten Blitar dengan jajaran Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah guna menyamakan persepsi mewujudkan Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar, Drs.H. Rijanto, M.M saat memberikan sambutan pada malam resepsi peringatan Hari Jadi Blitar ke-701 di Alun – alun Kanigoro. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menjelaskan bahwa Pagelaran Dramasoka yang didukung seniman Cak Percil ini mendapat antusias luar biasa dari para pemain dan seluruh masyarakat.
Kisah ini menceritakan tentang Pendekar Caping Gunung. Dia
adalah murid Resi Rijanto. Pendekar Caping Gunung seorang ksatria pemberani. Dia memberantas kejahatan, gangguan para berandalan dari wilayah Mbrang Kidul. Para berandalan ini sebenarnya juga murid Resi Rijanto dari Padepokan Karanggayam yang memilih memberontak menjadi penjahat/ berandalan, sedangkan Pendekar
Caping Gunung memilih jalan hidup berbeda, yakni jalan kebenaran, membela rakyat.
“Dari kisah ini bisa diambil hikmahnya yaitu bahwa hidup itu pilihan. Dan pilihan yang tepat adalah menjadi orang yang bermanfaat untuk sesama. Dan bagi para pejabat, menjadi pejabat yang amanah, penuh tanggungjawab mendedikasikan diri untuk
rakyat,” tegas Bupati Rijanto.
Disampaikan pula jika kisah Dramasoka ini, sebagai pengingat bersama agar setiap insan belajar menjadi pribadi dan abdi masyarakat yang lebih baik lagi dalam mengemban amanah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah kompak, berkolaborasi mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Blitar yang ke-701 dan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Rijanto juga berharap, pagelaran wayang kulit dengan Lakon Narayana Madeg Ratu oleh Ki Anom Dwijo Kangko, S.SN yang juga akan digelar pada kegiatan resepsi Hari jadi ke-701 Blitar ini, juga harus diambil hikmahnya karena mengandung nilai-nilai luhur yang bisa diaplikasikan dalam hidup bermasyarakat dan sebagai modal membangun Kabupaten Blitar agar Digdaya, Jaya Linu wih, Kabupaten Blitar yang Berdaya dan Berjaya.(Pram).




