Filesatu.co.id, Klaten|Perkumpulan yang menamakan dirinya Mawar Hitam (Maju Waras Dalam Hidup dan Tatanan Masyarakat) bersama puluhan anggotanya mendatangi kantor DPRD Kab Klaten untuk menyampaikan aspirasi terkait SPPG -regulasi perijinan serta aduan masyarakat yang belum ditindak lanjuti, program makan bergizi gratis (MBG), Disdukcapil – aplikasi sakura dan pelayanan publik dan masih beberapa isu yang diangkat namun diskusi lebih ke pengawasan dan perijinan MBG.
Pertemuan Hawar Hitam tersebut dihadiri pimpinan DPRD Kab. Klaten Edy Sasongko, didampingi H.Haryanto dan Joko wakil ketua DPRD Kab Klaten, turut hadir dari unsur Exekutive Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas DPMPTSP, Diskeminfo, Satpol PP serta dari Polres dan Kodim Klaten.
Yusuf Andi Pratama ketua Mawar Hitam menyampaikan bahwa petemuan didasari dengan persepsi yang sama untuk mewujudkan kemajuan Klaten.
Dalam satu tahun merefleksikan kepemimpinan Prabowo Gibran diberikan pemimpin – pemimpin yang baik itu juga sebuah anugerah yang patut disukuri .
“Acara ini harus didasari dengan persepsi yang sama dulu demi terciptanya aturan yang benar untuk Klaten, maka dari itu kami memperkenalkan diri karena ada pepatah tak kenal maka tak sayang,” ungkapnya
Andi menjelaskan beberapa poin yang menjadi bahasan dalam acara tersebut yang menitik beratkan kepada SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi ) dimana harus diperhatikan secara kwalitas, time holding dan peran Pemkab dalam pengawasan.
Bahkan, Andi juga mengatakan program makan gizi gratis (MBG) yang telah menyajikan makan bergizi sejak diluncurkannya pada awal tahun 2025 , pemerintah kab Klaten harus mengambil langkah -langkah untuk memastikan efektifitas dan efisiensi prgram tersebut .
Sementara itu Edy Sasongko Ketua DPRD Kab Klaten dari Fraksi PDIP menjelaskan langkah ini suatu hal yang bagus ,sebagai langkah awal kami sebagai DPR diharap kan untuk ikut melakukan pengawasan terhadap program MBG supaya masyarakat Klaten tidak terkena dampak buruk seperti keracunan, dan dinas terkait dengan program MBG juga sudah menjelaskan semua menurut tupoksinya masing-masing .
” Ada banyak masukan terkait MBG diharapkan DPRD kab Klaten untuk ikut mengawasi jalannya program SPPG MGB itu agar masyarakat kab.klaten tidak terkena dampak buruk seperti yang terjadi kemarin ada keracunan.”terangnya.




