Filesatu.co.id, Madiun | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030 sekaligus penyampaian pidato sambutan Bupati. Bertempat di ruang rapat dewan, acara tersebut dilaksanakan, Senin (03/03/2025).
Pada rapat paripurna ini, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, Ketua dan Wakil Ketua DPRD beserta Jajaran Ketua Komisi, Ketua Fraksi dan Anggota, Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Para Ketua Partai Politik, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Se-kabupaten Madiun, Direktur RSUD dan BUMD, Pimpinan Instansi Vertikal, Direktur BUMN di Madiun, Ketua Tim Penggerak PKK serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun.
Membuka rapat paripurna, ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono selaku pimpinan rapat mengucapkan selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Madiun pada 20 Februari lalu di Istana Negara Jakarta.
“Pada tanggal 20 Februari tahun 2025, Bapak Presiden Republik Indonesia telah melantik Bupati dan Wakil Bupati Madiun periode 2025-2030 yang bertempat di Istana Negara Jakarta. Oleh karena itu, kami Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Madiun mengucapkan selamat atas dilantiknya H. Hari Wuryanto sebagai Bupati dan dokter Purnomo Hadi sebagai Wakil Bupati Madiun periode 2025-2030,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Fery juga menyampaikan terimakasih kepada Tontro Pahlawanto yang telah berdedikasi sebagai penjabat Bupati Madiun sampai pelantikan dilaksanakan.
“Pada kesempatan ini pula, kami ucapkan terima kasih kepada saudara Ir. Tontro Pahlawanto yang telah melaksanakan tugas dan pengabdiannya sebagai penjabat Bupati Madun sampai dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih hasil pilkada serentak tahun 2024,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. Mulai dari masyarakat, Ir. Tontro Pahlawanto, Forkopimda, KPU dan Bawaslu.
“Dengan ketulusan hati, izinkan kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat atas kepercayaan yang diberikan kepada kami berdua untuk memimpin Kabupaten Madiun yang harmonis masa jabatan 2025-2030. Kedua, Ir. Tontro Pahlawanto atas dedikasi luar biasanya pada kinerja dan prestasi yang diraih dalam pelaksanaan penyelengaraan pemerintahan daerah sebagai penjabat bupati madiun pada masa transisi. Ketiga, Seluruh jajaran Forkopimda atas dukungan dan perhatiannya yang luar biasa dalam mengawal proses dan semua tahapan pemilihan umum kepala daerah serentak kemarin. Kemudian seluruh jajaran komisi pemilihan umum dan badan pengawas pemilu kabupaten madiun yang telah berhasil menyelenggarakan pemilihan kepala daerah kabupaten madiun dengan baik, lancar, aman dan kondusif,” ucap Bupati.
Dalam pidatonya, Bupati Madiun juga berkomitmen akan tetap konsisten menepati janji sesuai kampanye pada pilkada 2024.
“Saya bersama Bapak dr. Purnomo Hadi melanjutkan kepemimpinan daerah ini dengan semangat baru dan ingin tetap konsisten menepati janji saat berkampanye pada pilkada tahun 2024 serta melaksanakan periodisasi 5 (lima) tahun pertama rencana pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Madiun tahun 2025-2045 dengan upaya merealisasikan visi Madiun bersih, sehat dan sejahtera (bersahaja),” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berpesan agar Pemkab Madiun bersama DPRD untuk segera membahas penyusunan RPJMD.
“Yang harus menjadi perhatian segera adalah penyusunan RPJMD karena RPJMD ini adalah rencana 5 tahun yang harus ditetapkan perdanya. Jadi ini kerja bersama tentu dengan DPRD, karena nggak bisa RPJMD ini ditetapkan tanpa kemudian persetujuan atau dari DPRD. Jadi ini adalah produk bersama peraturan daerah termasuk dalam enam bulan ada note-nya, termasuk hari libur. Jadi 6 bulan, bukan 6 bulan hari kerja melainkan 6 bulan hari kalender,” pesan Emil.
Melihat besarnya potensi yang ada di Kabupaten Madiun, Emil berharap seluruh elemen dapat bersinergi, bersama-sama mewujudkan cita-cita Kabupaten Madiun sebagai penggerak ekonomi manufaktur.
“Mari kita semua menyatukan langkah. Mudah-mudahan sekali lagi cita-cita menjadikan kabupaten Madiun sebagai penggerak ekonomi manufaktur yang juga tetap bisa menjaga kesinambungan produksi pangannya bisa kita wujudkan bersama-sama,” pungkasnya.




