Filesatu.co.id, Blitar | DPRD Kabupaten Blitar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Bupati Blitar Rijanto menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD dalam pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar pada Kamis (11/09/2025).
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Blitar, H. M. Rifa’i, didampingi Wakil Ketua II, Hj. Ratna Dewi Nirwana Sari, S.S., S.H., M.Kn., serta dihadiri Sekretaris DPRD, Haris Susianto, S.H., M.Si.
Hadir Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, dan sejumlah tamu undangan.
Dalam penyampaiannya Bupati Rijanto menegaskan bahwa, pemerintah daerah berkomitmen menjaga transparansi pengelolaan keuangan sekaligus memperkuat sektor prioritas yang manfaatnya langsung dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Blitar.
Bupati Rijanto menjelaskan bahwa, kemampuan keuangan daerah mengalami kenaikan sebesar 55,3 miliar atau 2,08% tambahan tersebut dialokasikan 36,6 Miliar untuk pembangunan infrastruktur dan 18,6 Miliar untuk belanja wajib serta mandatory.
Bupati Blitar Rijanto menekankan bahwa, tambahan anggaran bukan sekedar penyesuaian melainkan benar-benar membuat dampak pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar.

“Tambahan anggaran ini, diarahkan ke sektor prioritas agar masyarakat mendapatkan manfaat nyata,” tandas Bupati Rijanto.
Bupati Blitar Rijanto juga menyoroti sektor pendidikan dengan menyiapkan anggaran sebesar 900 juta untuk insentif pendidikan kesetaraan, serta 7,7 Miliar untuk rehabilitasi lembaga pendidikan. selain itu pemerintah juga mendorong penguatan pendidikan politik budi pekerti dan wawasan kebangsaan bagi pelajar di wilayah kabupaten Blitar.
Pada sektor kesehatan pemerintah memastikan layanan pemeriksaan gratis tetap tersedia dan pembangunan mall pelayanan publik dipercepat untuk menyediakan layanan kesehatan pelayanan masyarakat secara terpadu.
Di bidang infrastruktur pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan dan perbaikan jalan yang dinilai penting untuk mendukung konektivitas perdagangan hingga pariwisata.
Bupati Blitar Rijanto juga menyampaikan bahwa, percepatan pengadaan barang dan jasa menjadi kunci agar program pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Selain itu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) juga ditekankan melalui intensifikasi, ekstensifikasi serta digitalisasi pajak. Pemerintah juga menyiapkan roadmap agroindustri dalam RPJMD 2025 – 2045 untuk memperkuat basis ekonomi Daerah.
“Dengan penguatan PAD kemandirian fiskal daerah semakin kuat dan pembangunan jangka panjang bisa terjaga,” imbuh Bupati Rijanto.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua fraksi DPRD Kabupaten Blitar. Seluruh pandangan yang telah disampaikan merupakan masukan berharga dan akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut.
Bupati Rijanto menyampaikan bahwa, sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat penting untuk memastikan proses penetapan Ranperda Perubahan APBD dapat berjalan lancar.
“Kami berharap pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 ini dapat segera rampung dan hasilnya mampu membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Blitar,” pungkas Bupati Rijanto.(Pram/Adv).




