Filesatu.co.id, Jember | Pembangunan jalan dusun Sungai Tengah desa Manggisan Kecamatan Tanggul yang bersumber dari APBD Jember TA 2025 senilai Rp.399.623.000,- dengan waktu pelaksanaan kurang lebih 45 (empat puluh lima) hari kalender oleh CV. Wicorp Jember, disorot warga, Selasa, (6/01/ 2026).

Sorotan itu disampaikan seorang warga, Fitriana (32) melalui sebuah tayangan video yang disampaikan ke group WhatsApp. Dalam tayangan video tersebut Fitriana menunjukkan aspal jalan yang mengelupas dan mudah dicuil dengan tangan.

“Proyek baru jadi, malam tahun baru kemarin mengaspalnya, ini baru lima hari aspalnya sudah rontok” keluh Fitri pada video yang dia buat pada Senin, 5 Januari 2026 dengan durasi 1 menit 12 detik.
Dari pantauan media, proyek jalan yang berada dibawah kewenangan Dinas PU Bina Marga Dan Sumber Daya Air (BMSDA) Jember ini memang permukaanya tampak kasar, tidak rata, dan tepi jalan terlihat rapuh.
Kondisi seperti ini yang membuat warga sekitar tak bisa menyembunyikan kekecewaanya. Masyarakat yang mulai kritis menilai proyek ini berpotensi hanya menjadi formalitas serapan anggaran, tanpa mengedepankan kualitas dan kepentingan masyarakat jangka panjang.
“Kalau baru dikerjakan saja sudah begini, kami yakin tidak akan bertahan lama. Ini seperti menghamburkan uang rakyat,” tegas Fitri.
Publik kini mendesak Dinas PU BMSDA Jember segera turun ke lapangan, bukan sekadar menerima laporan di balik meja.
Pemeriksaan menyeluruh terhadap mutu material, ketebalan aspal, metode pengerjaan, hingga peran konsultan pengawas wajib dilakukan secara terbuka.
Jika terbukti pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, maka evaluasi kontraktor pelaksana hingga sanksi tegas sudah seharusnya dijatuhkan.
Jangan sampai proyek infrastruktur hanya menjadi monumen kegagalan pengawasan yang terus berulang setiap tahun.
Filesatu.co.id, menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan tanggung jawab dari pihak terkait.
(Togas/Tim).




