Filesatu.co.id, Jember | Karnaval Budaya yang diselenggarakan Pemerintahan desa Kemuningsari Kidul Pemerintah kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 80 tampil dengan beragam seni dan budaya Nusantara. Sabtu (6/9/2025) malam.
Bersama regu penghormatan Muspika desa Kemuningsari Kidul tampil apik dengan 31 regu peserta lain dari berbagai lapisan masyarakat. Peserta diberangkatkan panitia sekitar sekitar pukul 14:00 Wib dan jarak rute start -finish sekitar 2.5 KM.
Kades Kemuningsari Kidul, Hj Dewi Kholifah pada awak media mengatakan bahwa karnaval budaya desa Kemuningsari menampilkan 1 (satu) regu bersama regu penghormatan dari Muspika dan 31 regu peserta dari berbagai lapisan masyarakat.
“Mengangkat Budaya, ada seni budaya Madura lengkap Sakera dan Ogoh-ogoh, dan itu sesuai kreativitas RT dan kelompok masing masing tidak menekan karena dia biaya sendiri,” kata Hj Dewi Kholifah pada awak media.
”Antusias masyarakat yang ingin berpartisi untuk tampil, kita dalam menentukan tema juga tidak ada penekanan, Pemdes sudah memberikan contoh penampilan yang baik sebagai bentuk memotivasi mereka, karena itu hiburannya,”ungkap Kades Dewi.
Dilain itu, kata Dewi, peserta Karnaval Budaya yang berpartisipasi dengan menampilkan tarian, musik, dan kostum adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk pelestarian budaya dan identitas bangsa.
Menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Menampilkan dan memperkenalkan kekayaan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Bahkan mampu mendorong semangat kebersamaan, persatuan, dan kebanggaan terhadap budaya bangsa. Memberikan hiburan yang edukatif bagi masyarakat sekaligus sarana promosi potensi lokal dan pelaku UMKM.
Peserta dengan menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti tarian dan ornamen khas. Berbagai tarian tradisional, seperti tarian khas Madura, dipentaskan di sepanjang rute karnaval.
Menampilkan kekayaan seni pertunjukan, seni tari , kerajinan, dan kearifan lokal lainnya dari Jember. Hal itu untuk memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya mereka sendiri. Memberikan dampak positif bagi UMKM dan masyarakat lokal melalui aktivitas yang melibatkan mereka.
“Alhamdulillah untuk rekan-rekan kades se-kecamatan Jenggawah itu kompak luar biasa saya mengucapkan terimakasih sudah mau hadir di acara karnaval didesa kemuning sari kidul.kita seperti saudara atau keluarga. Jadi kades kecamatan Jenggawah kompak,”serunya.
“Terimakasih pada seluruh warga masyarakat yang ikut serta meramaikan karnaval tahun ini, semoga kedepan semakin ramai,” pungkasnya.
Sementara Camat Jenggawah, Sucahyo, Sp MM menambahkan, kegiatan karnaval ini banyak menarik masyarakat dan sangat positif terutama UMKM, peran UMKM turut mendongkrak perekonomian khususnya di desa Kemuningsari Kidul.
Menurut Camat Sucahyo, pelaksanaan karnaval budaya desa Kemuningsari Kidul sangat positif terutama para kaula muda yang mana telah membangkitkan semangat bagaimana memperingati HUT RI ke 80.
”Untuk kedepan kiranya kita perlu kolaborasi kegiatan ini dengan seni budaya yang ada di kecamatan Jenggawah, kedepan kegiatan karnaval bisa dilakukan lebih awal sehingga tidak terlalu larut malam selesainya,”pungkasnya. (Tog)





