Filesatu.co.id, Banyuwangi | Lagi, pemuda kidul gapura batas desa Tegalsari Artas (Arek Batas) di kegiatan Agustusan ini kembali tampil totalitas “Artas Semangat Tanpa Batas”. Formasi serta penampilan bagus keserasian paduan busana dan peragaan menyatu sehingga peringatan HUT RI ke -80 yang digelar Desa Tegalsari kecamatan Tegalsari dalam Parade budaya Tegalsari Beauty Carnaval (TBC) semakin meriah dari tahun ke tahun. Rabu (3/9/2025) malam.
Membuktikan, tampilnya Artas dapat memukau berjuta-juta mata penonton di setiap sudut sepanjang jalan desa Tegalsari, mereka (Artas) mulai start hingga finish berbaris dengan rapi. Di barisan depan diisi maskot Artas yakni konten creator/seleb tik tok “Trio Sugih” selanjutnya, para penyanyi mendendangkan lagu daerah Banyuwangi di pentas berjalan diatas mobil Towing, disusul barisan Ogoh-ogoh naga Liong, dan terakhir barisan Sound yang diisi Tarian para pemuda-pemudi Artas.
”Sound suaranya joss dan yang dandan karnaval bagus, yang koreo juga rapi pokok Artas top semoga juara satu,” puji Ahmadi (penonton) pada media ini.
Penampilan Artas yang bagus dan banyak pujian ini tak lepas dari kerja kerasnya, mulai anak-anak, dewasa hingga orang tua semangat berlatih berminggu- minggu.
Ketua Pemuda Artas Aris diwakili Eko Iswahyudi menyampaikan terimakasih atas keberhasilan Artas tampil di TBC yang rapi, sopan, disiplin dalam barisan dan ini sesuai harapan.
”Sesuai yang kami harapkan, Artas tidak hanya tampil atau hanya sekedar tampil apalagi ikut-ikutan saja, tapi Artas tampil yang bisa mewarnai kegiatan ini,” ucap Yudi sapaannya.
Tak lupa kata Yudi, pria tegar dan tegas yang juga Sekjen Balawangi ini menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung mulai tenaga, pikiran hingga materi.
”Terimkasih juga para donatur yang sudah support kegiatan mulai awal hingga akhir sehingga acara ini betul-betul sukses dan jujur kami puas,” ungkap Yudi.
Tampilnya Artas, tambah Yudi, secara maksimal mengikuti perturan baik dari Pemerintah Daerah Banyuwangi juga aturan yang disepakati bersama Pemerintah desa dan pemuda Tegalsari.
”Jadi kegiatan ini benar aman, nyaman dan tontonan yang segar untuk ditonton, masyarakat menikmati dengan damai terhibur.
”Artas siap diberikan masukan kritik dan saran untuk yang terbaik seputar penampilan kami tadi,”ucap Yudi dengan gaya tampil sebagai Brama Kumbara (Sinetron Brama Kumbara)
Artas Bersama Pemuda Tegalsari tampil membawa Tema Budaya Nusantara
Artas tampil dengan nomer urut 08 dari jumlah peserta 12, karnaval budaya TBC berbagai kelompok pemuda warga desa Tegalsari pemuda tampil dengan parade sound dengan mengusung temanya masing-masing.
1. Artas degan sund Ks Maxima membawa tema Mitologi Naga,
2. Arjuno Sbr tema Kisah Pewayangan
3. ASN, Bledex tema tarian Bali
4. Squad blok M, Angkasa tema Land of Banyuwangi
5. Patok Kerut Sound Lokal tema Land of Banyuwangi
6. Arpikal , Sekar, tema Tari Nusantara
7. GMM , Novita , tema Koreo
8. Campur Sari, Sultan Production, tema Gandrung
9. Armos 1, Sinar Jago, tema Arjuno Srikandi
10. Armos II, Rama, tema land Of Java
11. Pemuda III , Rebeca, tema land of Java
12. Krasak 2G, Ar Rozak, tema tari Gandrung
Kapolsek Tegalsari Tersanjung Tampilan Karnaval Budaya TBC Tegalsari ” Byek lare Artas Kerenn Dolorr”
Karnaval Budaya TBC juga mendapat perhatian baik dari Forpimka Tegalsari, terutama Kapolsek Tegalsari AKP Lita Kurniawan, S.Sos, S.H, menurutnya TBC digelar bukan sekedar ajang Sound horeg namun (karnaval sound) mampu merubah stigma sound horeg menjadi ramuan pentas Budaya menjadi tontonan yang menarik.
”Ini perpaduan modernisasi namun Budaya Nusantara juga ditampilkan dengan apik (bagus) tadi malam. Parade sound bukan penampilan tunggal namun sebagai pengiring dari gelaran pentas seni, berbagai budaya, ada tarian Bali, tema tani, hasil bumi, ada juga yang tampilkan tarian dayak, hal ini menggambarkan Garuda terbang mengepak sayapnya di udara Nusantara, saya sangat berkesan,” ungkap Lita.
Ditambahkan Kapolsek Tegalsari AKP Lita Kurniawan, S.Sos, S.H, karnaval budaya TBC Tegalsari menjadi tontonan yang juga menjadi tuntunan, masyarakat Tegalsari antusias nonton dengan tertib, nyaman selama acara berlangsung dan acara selesai sesuai aturan dan kesepakatan dan selesai pukul 22.00.
” Byek lare Artas keren dolor ( Artas keren saudara) TBC Tegalsari luar biasa Saya sangat berkesan dan tersanjung,”pungkas Lita.




