Filesatu.co.id, Sampang | Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mulai memasuki kondisi serius. Forum Sampang Sehat merespons situasi tersebut dengan menyiapkan bantuan 1 juta liter air bersih untuk warga terdampak.
Bantuan diprioritaskan bagi masyarakat di lima kecamatan, yakni Kedungdung, Robatal, Karangpenang, Sreseh, dan Tambelangan. Wilayah tersebut dinilai mengalami dampak kekeringan cukup parah dibandingkan daerah lainnya.
Ketua Forum Sampang Sehat, Siti Farida, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar bersama untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.
Program tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemkab Sampang, Bank Sampang, RSMZ, PT GSM, Perumda Trunojoyo, PT SSS, Baznas Sampang, serta sejumlah rumah sakit dan klinik swasta.
“Ini kegiatan rutin Forum Sampang Sehat yang kami lakukan dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat Sampang yang terdampak kekeringan,” ujar Siti.
Dengan total bantuan 1 juta liter, Forum Sampang Sehat menargetkan distribusi sekitar 200 tangki air bersih. Setiap tangki diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 5.000 liter, “Target kami 200 tangki,” katanya.
Farida mengungkapkan, kondisi kekeringan tahun ini cukup mengkhawatirkan karena musim kemarau berlangsung lebih panjang. Akibatnya, sejumlah desa mulai mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih.
Sejumlah wilayah bahkan masuk kategori kering kritis, sehingga distribusi air menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Bantuan tersebut ditargetkan terus disalurkan hingga 30 September 2026.
“Hari ini kami fokuskan di Desa Gunung Rancak Dusun Arnih Barat karena disini kondisinya sangat memprihatinkan, dari semua sumur bor yang ada hanya tersisa satu saja, itupun harus antri dan menunggu sumurnya terisi, karena sumber airnya berkurang,” imbuhnya.
Menurutnya, distribusi air tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga mencegah munculnya persoalan kesehatan akibat keterbatasan air bersih.
“Air itu sumber kehidupan dan sumber kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyatakan Pemkab mendukung langkah Forum Sampang Sehat. Menurutnya, Karangpenang, Robatal dan Kedungdung merupakan sejumlah wilayah yang cukup rentan terdampak kekeringan.
“Baru saja kita launching 1 juta liter air yang akan kita distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Slamet Junaidi.
Aba Idi menegaskan penanganan kekeringan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap bantuan tersebut benar-benar menyentuh masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dan memberikan manfaat nyata selama musim kemarau.









