Lentera Sastra Banyuwangi Peringati Hari Puisi Nasional Bareng BCM dan Rumah Kebangsaan

Filesatu.co.id, Banyuwangi  |  Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi memperingati Hari Puisi Nasional dengan menggelar pembacaan puisi di Taman Blambangan, Banyuwangi, Minggu (26/7/2026).

Acara ini digagas berkolaborasi dengan Banyuwangi Creative Market (BCM) dan Rumah Kebangsaan, sekaligus bertepatan dengan peringatan satu tahun berdirinya BCM.

Bacaan Lainnya

Selain pembacaan puisi, kegiatan juga dirangkai dengan aksi sosial berupa donor darah, santunan anak yatim, dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Sinergi komunitas sastra, pelaku ekonomi kreatif, dan organisasi kemasyarakatan ini bertujuan menciptakan ruang publik yang produktif, inklusif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi, Syafaat, mengatakan peringatan Hari Puisi Nasional menjadi momentum untuk menumbuhkan apresiasi terhadap sastra sekaligus menguatkan nilai kemanusiaan.

“Puisi adalah media untuk menyampaikan pesan kemanusiaan, menumbuhkan kepekaan sosial, dan mempererat persaudaraan. Karena itu kami padukan dengan kegiatan sosial agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua BCM, Rahmad Hidayat, mengapresiasi kolaborasi lintas elemen tersebut. Baginya, perpaduan seni, kreativitas, dan aksi sosial adalah kunci menghidupkan ruang publik dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Banyuwangi.

Senada, Ketua Rumah Kebangsaan, Hakim Said, menegaskan sastra punya peran strategis dalam memperkuat nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan. “Kegiatan seperti ini menjadi wadah menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman,” katanya.

Acara ini dihadiri Pengawas Madrasah St. Muanifah, penyair Faiz Abadi beserta keluarga, serta sejumlah penyair dan pegiat literasi dari berbagai komunitas di Banyuwangi. Suasana berlangsung hangat, tertib, dan penuh apresiasi terhadap karya sastra.

Melalui kolaborasi ini, peringatan Hari Puisi Nasional diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengembangkan budaya literasi, memperkuat kepedulian sosial, dan meneguhkan semangat persatuan melalui seni dan budaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *