Karnaval Budaya Nusantara  Desa Pontang Semarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 

jhvyFilesatu.co.id, Jember | Memperingati HUT RI ke-80 masyarakat Desa Pontang Kecamatan Ambulu turut meriahkan dengan tampilan Kostum sangat menarik  yang disuguhkan para penonton. Dengan berbagai kreativitasnya,  perayaan  diwujudkan melalui penyelenggaraan Karnaval Budaya Nusantara dengan mengangkat tema “Budaya Indonesia”.

Karnaval berlangsung meriah karena mendapat antusiasme tinggi dari berbagai kalangan masyarakat. Sabtu (30/8/2025).

Bacaan Lainnya

Plt.Camat Ambulu, Deni Hadiatullah  secara resmi membuka kegiatan karnaval yang didampingi  Kanit Reskrim Polsek Ambulu dan Koramil 24/0824  Ambulu.

Turut mendukung pengamanan jalannya acara, beberapa personel Satpol PP, Babinsa, serta Banser Ansor Ranting Pontang kegiatan start di lapangan desa pontang.

Sementara  Robi ditemui wartawan filesatu.co.id, mengatakan, kegiatan karnaval pawai budaya yang diadakan oleh desa Pontang diikuti sekitar 20 grup mulai dari, Paud, TK, SD, MI sampai Umum.

Melalui tema “Harmoni Budaya Nusantara” ini, menurut Robi di Indonesia banyak suku, bahasa, dan budaya maka harmoni itu merupakan sebuah keselarasan maka warga desa Pontang ingin menunjukkan bahwa Indonesia banyak budaya, bahasa tetapi tetap satu.

”Kita angkat agar masyarakat semakin memahami pentingnya melestarikan tradisi bangsa. Kita ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap keragaman budaya yang kita miliki,” kata Robi kepada media ini mewakili panitia dari unsur Karang Taruna tingkat desa Pontang.

Di tambahkan Robi, peserta Karnaval menunjukan beragam atraksi budaya mewarnai jalannya karnaval. Mulai dari parade Reog, pakaian adat Jawa, Bali, Minangkabau, Dayak, hingga Papua, diiringi musik tradisional dan tarian yang disajikan oleh pemerintah desa serta kelompok pemuda menjadikan nuansa Kebhinekaan.

Momen tersebut tak dilewatkan oleh warga yang ramai mengabadikan penampilan peserta menggunakan kamera telepon genggam, sehingga karnaval tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

Dengan kesuksesan menggelar karnaval, Robi berharap Pemerintah Desa Pontang kegiatan semacam ini dapat terus dilestarikan pada tahun-tahun mendatang. Karnaval budaya tidak hanya menjadi wadah ekspresi seni dan kreativitas, tetapi juga memperkokoh persatuan serta meneguhkan identitas bangsa.

Dengan semangat kebersamaan, masyarakat Pontang menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-80 RI merupakan momentum untuk menjaga warisan budaya sekaligus menatap masa depan Indonesia dengan penuh optimisme.

Sedikit kendala di lapangan namun tidak menyurutkan semangat karnava, Robi menyampaikan, kendala dengan jalur lalu lintas yang sulit karena pengendara dijalan raya terkadang masih bandel padahal sudah ada rambu dan penjaga masih saja menerobos.

Namun Karnaval ini, Kata Robi,  masih ada pengendara harap memaklumi bila ada kegiatan karnaval atau pawai budaya saling menghormati memahami karena ini merupakan kepentingan kita bersama.

”Para peserta apabila mendapatkan nilai terbaik akan mendapatkan door price dari Kepala Desa. Dengan kriteria kreatifitas, kedisiplinan dan keselarasan jadi menunjukkan budaya dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara Kepala sekolah TK PGRI 04 Ambulu, Sulifah Sp.Mpd, salah satu peserta karnaval menambahkan, kami hadir untuk memeriahkan HUT RI ke 80 dengan semangat kemerdekaan dan berpartisipasi aktif khususnya didesa pontang.

Disamping itu kami berpartisipasi aktif dan menjunjung tinggi nilai kemerdekaan Bangsa Indonesia, yaitu melawan penjajah.

”Dalam hal ini kami tidak menargetkan menjadi juara melainkan menghormati para jasa pahlawan yang telah gugur serta memeriahkan HUT RI ke 80 khususnya didesa Pontang,” tambah Sulifah.

Tinggalkan Balasan