Filesatu.co.id, SIDOARJO | PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan instansi teknis terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya peran Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Jabon dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat (25/07/2025).
Pimpinan UPTD PALD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Air Limbah Domestik) Kabupaten Sidoarjo Indah Nursanthi, S.T. dalam keteranganya selama ini, limbah tinja rumah tangga sering kali dianggap sebagai limbah berbahaya yang mengancam lingkungan. Namun, masyarakat perlu memahami bahwa jika dikelola dengan sistem yang benar seperti di UPT IPLT Jabon, limbah ini justru bisa diolah secara aman dan tidak menimbulkan risiko pencemaran.
Apa yang suda terlaksana UPT IPLT di Jabon didesain khusus untuk menerima dan mengolah lumpur tinja dari tangki septik masyarakat. Proses pengolahan dilakukan secara tertutup dan bertahap melalui metode fisik, biologis, hingga kimiawi. Hasil akhirnya adalah limbah yang sudah tidak berbahaya dan bisa dibuang ke lingkungan secara aman atau bahkan dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu seperti pupuk kompos non-pangan.
Dalam keteranganya Indah Nursanthi menjelaskan, bahwa tidak ada risiko bahaya lingkungan dari UPT IPLT Jabon karena:
- Seluruh proses pengolahan dilakukan sesuai standar nasional dan diawasi ketat oleh tenaga profesional.
- Teknologi yang digunakan sudah terbukti mampu menetralkan kandungan patogen dan zat pencemar lainnya dalam lumpur tinja.
- Kawasan UPT IPLT dilengkapi sistem proteksi lingkungan seperti saluran tertutup, IPAL internal, dan zona hijau penyangga.
- Pemantauan berkala dilakukan oleh dinas terkait, termasuk uji laboratorium terhadap air buangan.
UPT IPLT bukan hanya solusi teknis, tapi juga bagian dari upaya besar pemerintah untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan, selain itu, UPT IPLT juga memberi manfaat nyata seperti:
- Mencegah pencemaran sungai dan air tanah akibat penyedotan ilegal lumpur tinja,
- Memberikan layanan sanitasi yang layak bagi masyarakat,
- Mendukung kesehatan lingkungan dan menekan penyebaran penyakit berbasis air.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Dinas Perkim‑CKTR) Kabupaten Sidoarjo saat Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, MM dalam keteranganya pada awak media filesatu. Masyarakat diajak untuk tidak khawatir, karena pengangkutan lumpur tinja ke IPLT dilakukan dengan armada truk khusus yang tertutup dan berstandar operasional tinggi. Seluruh proses berlangsung aman, tanpa bau menyengat, dan tidak mencemari lingkungan sekitar.
Sosialisasi nantinya akan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa limbah pun bisa menjadi berkah, asal dikelola dengan teknologi yang tepat dan komitmen pada kesehatan lingkungan.
(Bersambung)





