SPBU Sidoarjo Diduga Curang, Meter Tidak Sesuai dengan Kapasitas Tangki Motor

Pengisian BBM untuk motor di SPBU Sidoarjo tidak sesuai dengan kapasitas tangki motor
Pengisian BBM untuk motor di SPBU Sidoarjo tidak sesuai dengan kapasitas tangki motor

Filesatu.co.id, SIDOARJO | KESALAHAN pegawai pengisian BBM di SPBU bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti kesalahpahaman antara petugas dan pengendara atau human error. Berikut terkait kesalahan dalam pengisian BBM di SPBU 54.612.25 Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur tepatnya Sabtu sore 10 Mei 2025.

Bermula seorang pengendara motor Yamaha Vega ZR terlibat percekcokan dengan petugas SPBU karena perbedaan tentang pengisian saat membeli BBM jenis pertalite 2 liter, namun pihak operator mengisinya penuh.

Bacaan Lainnya

Petugas mengakui kesalahan tapi yang menjadi persoalan disini sebenarnya kapasitas tangki motor jenis Vega ZR kalau penuh 4 liter sampai 4,2 liter, namun disini dimeter SPBU dengan jumlah 4,33 liter inilah yang membuat pengendara jadi agak terkejut, karena BBM masih ada sisa dalam tangki.

Maka terjadilah bersitegang antara petugas SPBU dengan pembeli karena merasa takaran atau meter di SPBU tidak benar. Sampai pihak yang bertugas atau sebagai atau pengawas SPBU datang dan memberikan solusi mengambil sisa kelebihan di motor dengan slang dan pembeli mempersilahkan.

Mestinya SPBU sebagai penyedia jasa pengisian BBM memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang efektif dan meminimalkan kesalahan. Namun, masih terdapat permasalahan yang dilakukan oleh SPBU, sehingga penting bagi pengendara untuk selalu waspada dan memeriksa jenis dan takaran BBM yang diisi.

Untuk menghindari kesalahan pengisian BBM di SPBU, pengendara dapat melakukan beberapa hal, seperti:

  1. Memeriksa Jenis BBM:
    Pastikan untuk memeriksa jenis BBM yang diisi sebelum melakukan pengisian.
  2. Mengawasi Proses Pengisian:
    Awasi proses pengisian BBM untuk memastikan bahwa jenis BBM yang diisi sesuai dengan permintaan

Perlu diketahui, jika meter di SPBU menunjukkan jumlah bahan bakar yang diisi melebihi kapasitas tangki motor, ada kemungkinan terjadi kecurangan atau kesalahan dalam pengisian.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah aliran bahan bakar yang tidak penuh (terutama jika petugas menekan tuas nozzle tidak penuh) dan adanya indikasi kecurangan dari petugas SPBU. Jika Anda merasa tidak sesuai, sebaiknya lakukan komplain dan minta petugas SPBU untuk mengecek ulang.

Penting untuk diperhatikan:

  1. Aliran Bahan Bakar:
    Pastikan petugas SPBU menekan tuas nozzle dengan penuh agar aliran bahan bakar maksimal dan sesuai dengan meteran.
  1. Kapasitas Tangki:
    Periksa kapasitas tangki motor Anda dan pastikan tidak melebihi batas maksimal.
  1. Cek Volume Awal:
    Jika memungkinkan, Anda bisa menekan tombol “Cek Volume Awal” di beberapa SPBU untuk mengetahui jumlah bahan bakar yang tersisa sebelum pengisian.

Kecurangan:

Jika Anda curiga ada kecurangan, jangan ragu untuk melapor ke pihak yang berwenang, seperti Dinas Metrologi atau YLKI. ***

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan