Filesatu.co.id, Banyuwangi | Begini suasana Rumah Makan Mama Webi jelang berbuka puasa di Ramadhan tahun 2025/1446 H.
Rumah makan yang berlokasi strategis di jalan Raya Gambiran – Jember ini hampir setiap sore dipenuhi pengunjung untuk berbuka puasa.
Terlihat bukan hanya kalangan tertentu, pengunjung yang datang mulai anak, dewasa, orang tua yang kesemuanya ketika menyantap makan menu pesanannya sangat menikmati.
Memang, menu di Rumah Makan Lalapan Mama WEBI ini memiliki khas tersendiri, pelanggan bisa mengambil nasi sendri dengan sepuasnya, kemudian menu yang disiapkan pun cukup menggoda, seperti special menu Sambel Belut, untuk menu lainnya ada Sambel Wader, lalapan ayam kampung, ayam kota, Lele, tempe penyet.
Untuk minuman jenis es, ada es jeruk, es teh, es Milo, es susu, es alpukat, es kopi dan es Joshua. Minuman panas seperti, Teh panas, jeruk panas, dan Kopi asli yang masih memakai dengan gelas cangkir kecil seperti di era jadul.
“Sengaja kita memakai khas lama ( jadul) bagaimana si Mbah kita saat membuat sambel belut, dan kita terapkan diera saat ini, sambelnya baru semua danserba dadakan,” ungkap Mama Webi owner RM kepada media ini. Minggu (2/3/2025).
Mama Webi mantan Owner Butik Webi Fashion ini juga menjelaskan detail saat bagaimana mengolah masakan sebelum dihidangkan ke pelanggan. Menurutnya, semua makanan sebelum dimasak dilakukan secara dadakan atau fresh.
“Semua ikan sesuai digoreng dadakan, sambel juga satu persatu kita buatkan, jadi agak lama, maklum semua dadakan semua itu menjaga rasa,” katanya.
“Bahkan, minuman juga asli tidak ada campurannya, baik pewarna maupun rasa, gula juga asli, jeruk buah (peres) juga langsung peras saat itu juga,” tambahnya.
Memang itulah yang diterapkan Rumah Makan katagori baru ini, selain menjaga pelanggan makanan dan masakan menjadi prioritasnya.
Terbukti seperti pengunjung yang satu ini, Eko Santoso, dari awal santapan pertamanya selalu menyebut sambal nya top. Bahkan pria yang datang bersama keluarga ini memesan tidak hanya satu porsi.
“Seperti biasa mas, Sambel belut dan Lele kesukaanku, jadi dua porsi, kalau istri biasa ayam goreng dan anak-anak wader, ” senyum Eko sembari menyantap makanannya.




