Warga Desa Tutul Bangga Atas Pembangunan Desa nya Terutama Infrastruktur Jalan 

Filesatu.co.id, Jember | Warga Desa Tutul merasa bangga dengan kinerja Pemerintah Desa Tutul, Desa mereka maju karena merasakan langsung manfaat pembangunan, seperti peningkatan infrastruktur (jalan, jembatan, irigasi) yang mempermudah akses dan aktivitas ekonomi, peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan dan pengembangan usaha, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Kebanggaan ini juga muncul dari partisipasi aktif warga, seperti gotong royong dan swadaya, yang menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kemajuan desa. Rabu (3/9/2025) .

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga yang juga aktifis ( LSM) Desa Tutul Kecamatan Balung , Setyo Budi pada beberapa media menyampaikan, terutama masalah pembangunan konstruksi jalan desa yang semakin baik, bahkan hampir tidak ada jalan desa yang rusak parah.

“Hal ini juga tak lepas  dari partisipasi aktif warga untuk menjaga dan mengawasi. Rata-rata semuanya sudah di aspal dan kualitas pembangunannya juga sangat bagus,” ujar  Budi.

“Semangat gotong royong dan swadaya memungkinkan warga terlibat langsung dalam pembangunan, menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap desa, serta meringankan beban biaya pembangunan,”katanya.

Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan

Menurutnya, Generasi muda yang aktif dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, budaya, dan lingkungan, mampu membawa ide-ide baru, inovasi, dan semangat kepemimpinan yang mendorong kemajuan desa. ,”Terbentuknya rasa memiliki dan cinta Desa keterlibatan langsung dalam pembangunan menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan lingkungan desa, yang pada akhirnya memperkuat rasa cinta terhadap tanah kelahiran,”egas Setyo Budi.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Tutul, Zainul Arifin menyampaikan, Desa Tutul tidak sekedar membangun. Tapi, juga memperhatikan kualitas pembangunannya, agar bangunan berupa jalan aspal maupun bangunan lainnya, bukan hanya bermanfaat kepada masyarakat tapi juga kuat, sesuai dengan kwalitas tehnis, sehingga diharapkan bisa tahan lama.

“Makanya, saat dilakukan monitoring oleh Tim Verifikasi Kecamatan (TVK) dan Inspektorat, semuanya memberikan apresiasi terkait realisasi fisik dan secara administrasi laporan pertanggungjawabannya yang menurut mereka sangat baik,” ujar Zainul Arifin.

Zainul mengajak partisipasi semua warga Desa Tutul untuk bersama-sama menjaga, agar hasil pembangunan selama ini bisa dinikmati semua warga Desa Tutul. Pihaknya juga mengajak semua warga yang ingin terlibat bekerja untuk datang ke kantor desa.

“Kalau punya keahlian di pertukangan, monggo bisa datang ke kantor desa bila ingin terlibat di pembangunan. Hanya saja masalahnya, rata-rata warga Tutul bergerak di kerajinan dan pertanian sehingga susah mencari pekerja yang asli warga Tutul, ada pun mungkin sangat terbatas jumlahnya.

“Akhirnya terpaksa harus mencari orang lain yang bukan warga Desa Tutul, sebab pembangunan yang bersumber dari Dana Desa ada target waktunya. “ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Tutul, Baidowi menegaskan bahwa pembangunan di Desa Tutul dikerjakan secara swakelola, sebagaimana arahan dari Pendamping Desa, harapannya bisa memperdayakan masyarakat sekitar. Mengurangi angka pengangguran.

“Bila terpaksa mengambil pekerja lain, berarti angka pengangguran di Desa Tutul nol persen. Kami sampai harus meminta bantuan Ketua BPD untuk mencarikan pekerja, bukan mengerjakan loh ya, karena memang sulit mencari tukang,” jelas Baidowi.

Baidowi menyampaikan terima kasih kepada Tim Verifikasi Kecamatan  dan Inpektorat serta Kejaksaan Negeri Jember yang sudah memonitoring dan mengevaluasi hasil pembanguna Desa Tutul, “Semoga ke depannya, kami bisa bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat,”pungkasnya. (Gam/ Togas)

Tinggalkan Balasan