Lapas Kerobokan Bantah Keras Keterlibatan Napi dalam Kasus Narkoba Buleleng

Lapas Kerobokan
Lapas Kerobokan

Filesatu.co.id, DENPASAR | LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan membantah tegas klaim yang menyebutkan salah satu narapidana mereka, berinisial “Awi”, adalah pemasok narkoba untuk tersangka IA (51) yang ditangkap di Kampung Bugis, Buleleng. Isu ini muncul dalam beberapa pemberitaan media.

Kepala Lapas Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada konfirmasi resmi dari Polres Buleleng terkait tuduhan tersebut. Bahkan, setelah penyelidikan internal, pihaknya menemukan bahwa inisial “Awi” sangat umum di Lapas Kerobokan, dengan puluhan warga binaan memiliki nama depan serupa, sehingga tidak ada dasar verifikasi yang jelas. Ismono juga menyoroti adanya jeda waktu antara penangkapan tersangka pada 22 Juni dan munculnya berita pada 13 Juli 2025.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah cek mendalam. Tidak ada konfirmasi nama atau identitas dari pihak Polres Buleleng yang menunjuk langsung ke napi berinisial ‘Awi’ di Lapas Kerobokan. Apalagi, nama tersebut cukup umum dan ada puluhan warga binaan dengan inisial serupa. Kami tegaskan, jangan jadikan Lapas Kerobokan sebagai sasaran informasi tidak benar,” tegas Kalapas Hudi Ismono pada Rabu (16/7/2025).

Kalapas menambahkan, setelah isu ini menyebar di media sosial, pihaknya segera berkoordinasi dengan Polres Buleleng. “Sampai saat ini belum ada konfirmasi atau kepastian siapa tersangka yang dimaksud, apakah benar merupakan warga binaan kami atau bukan,” jelas Hudi.

Selain itu, Kalapas juga mengklarifikasi tudingan mengenai nama “Cuke” yang disebut-sebut sebagai pemasok narkoba dalam kasus berbeda. Ia menjelaskan bahwa “Cuke” bukan warga binaan Lapas Kerobokan, melainkan mantan narapidana Lapas Narkotika Bangli yang sudah lama bebas.

“Kami menyayangkan framing pemberitaan yang tidak akurat dan cenderung menggiring opini publik seolah-olah Lapas Kerobokan menjadi pusat kendali narkoba. Ini sangat keliru dan bisa merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan,” tambahnya.

Lapas Kerobokan berkomitmen penuh dalam upaya pemberantasan narkoba dengan terus bersinergi bersama aparat penegak hukum. “Kami tidak pernah menoleransi pelanggaran. Jika ada indikasi keterlibatan warga binaan, kami siap tindak tegas dan terbuka,” pungkas Kalapas Hudi Ismono.

Lapas Kerobokan juga mengimbau semua pihak, terutama media dan aparat penegak hukum, untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi sensitif terkait isu narkoba demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.

 

Tinggalkan Balasan