Gema Harmoni Cikampek: FKUB Karawang dan Lintas Iman Rajut Toleransi Lewat Aksi Sosial

Penulis: Opik Suryana
Editor: Redaksi
FKUB Karawang dan Lintas Iman Rajut Toleransi Lewat Aksi Sosial
FKUB Karawang dan Lintas Iman Rajut Toleransi Lewat Aksi Sosial

Filesatu.co.id, CIKAMPEK | FORUM Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karawang bersama berbagai organisasi keagamaan menggelar rangkaian kegiatan lintas iman bertajuk “Gema Harmoni Cikampek” pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kerukunan antarumat beragama di wilayah Karawang.

Acara dimulai dengan deklarasi damai yang melibatkan perwakilan umat Buddha, Katolik, Kristen, Islam, Hindu, dan Konghucu. Anggota DPRD Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, Fernando Doklas Pangaribuan, memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini.

Bacaan Lainnya

“Deklarasi ‘Gema Harmoni Cikampek’ ini bertujuan menciptakan harmonisasi lintas agama, baik di tingkat pemuda maupun tokoh agama di Cikampek dan sekitarnya,” ujar Fernando.

Tak hanya deklarasi, para tokoh lintas iman juga melakukan aksi nyata bagi lingkungan dengan melakukan penanaman pohon bersama di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Cikampek.

Sebagai wujud toleransi di bulan suci Ramadhan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada para pengendara yang melintas di depan Gereja Kristen Pasundan (GKP) Cikampek, Jalan Jend. A. Yani.

Anggota FKUB Karawang, L. Liana, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk penghormatan bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Hari ini kami membagikan takjil di depan Gereja Kristen Pasundan sebagai simbol toleransi dan harmonisasi. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah kami laksanakan di Masjid Al Barokah,” jelas Liana.

Kegiatan kolaboratif ini melibatkan spektrum organisasi yang luas, di antaranya:

  • Organisasi Keagamaan: PGIS, BKSG, Wanita Katolik RI (WKRI), Muhammadiyah, LDII, Orang Muda Katolik (OMK), NU, dan Persis.

  • Organisasi Sosial: Karang Taruna.

Liana menambahkan bahwa aksi serupa akan terus digulirkan secara rutin. Agenda berikutnya dijadwalkan pada 13 Maret 2026 di Aula Kemenag Karawang.

“Semoga kegiatan ini menjadi benih kebaikan yang terus dipertahankan dan memperkokoh kerukunan umat beragama di masa mendatang,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan