Doa untuk Almarhum Alex Noerdin: Semoga Husnul Khatimah Mengiringi Kepergiannya

Penulis: Ali Zebet SL
Editor: Redaksi
Doa untuk Almarhum Alex Noerdin, Semoga Husnul Khatimah Mengiringi Kepergiannya
Doa untuk Almarhum Alex Noerdin, Semoga Husnul Khatimah Mengiringi Kepergiannya

Filesatu, co. id,  PALEMBANG  | INNALILLAHI i wa inna ilaihi raji’un.
Sumatera Selatan berduka. Salah satu putra terbaiknya, Alex Noerdin, telah berpulang ke rahmatullah pada Selasa, 25 Februari 2026, dalam usia 75 tahun, setelah menjalani perawatan intensif di Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Selatan yang pernah merasakan kepemimpinannya.

Sosok Pemimpin Pembangunan

Bacaan Lainnya

Alex Noerdin dikenal sebagai figur yang kuat, visioner, dan penuh determinasi. Karier politiknya dimulai dari bawah hingga akhirnya dipercaya memimpin Sumatera Selatan selama dua periode (2008–2018). Di bawah kepemimpinannya, provinsi ini mengalami percepatan pembangunan infrastruktur yang signifikan.

Namanya lekat dengan transformasi wajah Palembang sebagai kota olahraga bertaraf internasional. Perhelatan Asian Games 2018 menjadi salah satu tonggak sejarah yang mengangkat martabat Sumatera Selatan di mata dunia. Jakabaring Sport City, LRT Palembang, serta berbagai infrastruktur pendukung menjadi simbol era pembangunan yang masif kala itu.

Ia adalah pemimpin dengan gaya lugas, berani mengambil keputusan besar, dan memiliki visi menjadikan Sumsel sebagai provinsi yang kompetitif secara nasional maupun global.

Perjalanan Panjang Pengabdian

Sebelum menjadi gubernur, almarhum mengemban amanah sebagai Bupati Musi Banyuasin. Ia juga sempat duduk sebagai anggota DPR RI, memperluas pengabdiannya di tingkat nasional.

Dalam perjalanan panjangnya, tentu tidak semua langkah berjalan mulus. Ia juga menghadapi dinamika politik dan proses hukum yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Namun sebagai manusia, ia telah menapaki takdirnya hingga akhir hayat.

Pribadi, pak alex nurdin

Bagi keluarga, ia bukan sekadar tokoh publik. Ia adalah suami, ayah, mertua, dan kakek yang dicintai. Sosok yang tegas di ruang publik, namun hangat di tengah keluarga. Dalam pesan duka yang beredar, keluarga menyampaikan kesedihan mendalam atas kepergian kepala keluarga yang menjadi sandaran dan panutan.

Di masa-masa terakhirnya, keluarga setia mendampingi. Doa-doa mengalir dari berbagai penjuru Sumatera Selatan, dari masyarakat kecil hingga tokoh-tokoh daerah yang pernah berjalan bersamanya.

Warisan yang Ditinggalkan

Setiap pemimpin meninggalkan jejak. Jejak itu bisa berupa bangunan fisik, kebijakan, gagasan, berobat geratis,sekolah geratis di erah almarhum,maupun kenangan dalam ingatan masyarakat. Alex Noerdin meninggalkan kombinasi semuanya.

Sebagian masyarakat akan mengenangnya sebagai gubernur pembangunan. Sebagian lain mungkin mengingat dinamika dan kontroversi yang pernah terjadi. Namun pada akhirnya, sejarah akan mencatatnya sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan modern Sumatera Selatan.

Doa dan Harapan

Kini, perjalanan duniawinya telah usai. Yang tersisa adalah doa.

Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Selamat jalan, Pak Alex, Sumatera Selatan pernah menjadi saksi pengabdianmu. ***

Tinggalkan Balasan