Bupati Sidoarjo Instruksikan Dinas PUBMSDA dan Kecamatan Gerak Serentak Perbaiki Jalan

Penulis: Didik
Editor: Redaksi
Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) di Ruang Delta Wicaksana, Kantor Setda Sidoarjo
Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) di Ruang Delta Wicaksana, Kantor Setda Sidoarjo

Filesatu.co.id, SIDOARJO | PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo terus memacu perbaikan infrastruktur jalan di seluruh wilayah. Saat ini, 16 ruas jalan tengah dalam proses pengerjaan, sementara 25 ruas jalan lainnya telah masuk dalam daftar prioritas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menginstruksikan agar perbaikan jalan dilakukan secara simultan. Ia meminta Dinas PUBMSDA dan seluruh jajaran kecamatan bergerak serentak agar akses mobilitas masyarakat segera pulih.

Bacaan Lainnya

Instruksi tersebut ditegaskan Bupati dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) di Ruang Delta Wicaksana, Kantor Setda Sidoarjo, Rabu (18/2). Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Camat, Kepala Seksi Pembangunan, serta Kepala Dinas PUBMSDA beserta Kabid Jalan dan Jembatan.

Bupati H. Subandi menargetkan seluruh perbaikan jalan rusak tuntas sebelum hari raya Idul Fitri. Menurutnya, koordinasi yang padu antara dinas teknis dan pihak kecamatan melalui program PIWK adalah kunci percepatan.

“Saya minta tolong Bapak dan Ibu Camat, karena minggu ini kita mulai perbaikan di 25 titik. Untuk jalan yang tidak masuk dalam daftar dinas, saya mohon pihak kecamatan segera turun tangan melakukan perbaikan di wilayahnya masing-masing,” tegas Subandi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat menginginkan penanganan yang cepat. Jalan berlubang tidak boleh dibiarkan berminggu-minggu tanpa tindakan. Dengan kewenangan PIWK yang difokuskan pada infrastruktur, kecamatan diharapkan menjadi garda terdepan dalam merespons keluhan warga.

“Saat saya menjabat Wakil Bupati mendampingi Gus Muhdlor, program PIWK ini terbukti sangat membantu percepatan pembangunan di level bawah,” kenangnya.

Tak hanya soal kecepatan, Bupati juga mewanti-wanti terkait kualitas material. Ia menginstruksikan penggunaan aspal hotmix dan teknik overlay (pelapisan ulang) untuk menjamin ketahanan jalan dalam jangka panjang.

  • Kualitas Material: Harus menggunakan aspal standar tinggi agar tahan cuaca.

  • Teknik Overlay: Penambahan lapisan aspal baru di atas permukaan lama untuk memperkuat struktur.

  • Daya Tahan: Target ketahanan jalan minimal 2 hingga 3 tahun.

Terkait kerusakan pada ruas jalan provinsi, Bupati Subandi menyatakan telah berkomunikasi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Ia meminta Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Makhmud, untuk terus mengawal koordinasi tersebut agar perbaikan di titik-titik krusial, seperti di wilayah Balongbendo, segera terealisasi.

“Tolong dikoordinasikan kembali dengan Kadis PU Provinsi. Kita ingin jalan provinsi yang melintasi Sidoarjo juga menjadi perhatian serius agar masyarakat merasa aman saat melintas,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan