Filesatu.co.id, Lumajang | Pemerintah Kabupaten Lumajang menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 43 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Ketua DPRD Oktafiyani di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Rabu (25/2/2026) tadi.
Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Oktafiyani yang turut hadir dalam acara tersebut, bersama unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah terkait. Menyampaikan, bantuan DTH ini diberikan kepada warga yang masih membutuhkan dukungan tempat tinggal sementara.
“Bantuan tersebut merupakan bentuk perlindungan sosial bagi warga yang masih berada dalam masa transisi sebelum menempati hunian tetap.Total 33 KK dari Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, dan 10 KK dari Desa Sumberwuluh, ” terangnya.
Dijelaskan, setiap keluarga menerima bantuan Rp600.000 per bulan selama enam bulan untuk biaya sewa rumah atau tempat tinggal sementara.
“Pemerintah Kabupaten Lumajang dan DPRD berkomitmen untuk mendampingi masyarakat yang terdampak bencana dan memastikan proses pemulihan berjalan lancar, ” ujarnya.
Sementara itu Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam kata sambutannya menyatakan, Program DTH merupakan salah satu langkah strategis dalam penanganan pascabencana untuk menjaga stabilitas sosial dan ketahanan ekonomi keluarga terdampak. Dengan kepastian bantuan selama enam bulan, warga diharapkan dapat menjalani masa transisi dengan lebih tenang sambil menunggu relokasi atau pembangunan hunian tetap.
Pemkab Lumajang bersama Forkopimda berkomitmen mengawal seluruh tahapan pemulihan secara berkelanjutan dan terkoordinasi, mulai dari masa darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.





