Fileaatu.co.id, SIDOARJO | Berawal dari ruang kebersamaan dan pertukaran gagasan, Laskar Hedon berupaya mengembangkan perannya menjadi wadah kolaborasi yang tidak hanya membangun relasi, tetapi juga mendorong kegiatan sosial dan kemanusiaan melalui Yayasan Jetz Peduli
Mengusung semangat “Satu Ruang, Sejuta Gagasan”, Laskar Hedon ingin menghadirkan ruang interaksi yang mempertemukan berbagai kalangan untuk bertukar pikiran, membangun jejaring, serta mengembangkan peluang kolaborasi di bidang sosial, ekonomi, budaya, hingga kemanusiaan.
Bersama Warkop Hedon, komunitas ini mengembangkan konsep kebersamaan yang menempatkan dialog dan gagasan sebagai awal dari sebuah gerakan nyata. Semangat tersebut kemudian diperkuat melalui program-program kepedulian sosial yang dirancang secara berkelanjutan.
Dalam struktur Yayasan Jetz Peduli, posisi Pembina dipercayakan kepada drg. David Andreasmito. Sementara itu, Yusriadi menjabat sebagai Ketua Yayasan dan Slamet Joko Anggoro sebagai Bendahara Yayasan.
Salah satu program sosial yang tercantum dalam rencana kegiatan yayasan adalah santunan anak yatim piatu secara rutin setiap bulan, dengan sasaran 500 anak dalam setiap kegiatan.
Berdasarkan dokumen rincian anggaran yang disusun, program tersebut mengalokasikan santunan sebesar Rp100.000 untuk setiap anak, dengan total Rp50 juta. Selain itu, terdapat anggaran konsumsi sebesar Rp12,5 juta, penyewaan tenda, kursi, dan perangkat suara sebesar Rp3 juta, serta kebutuhan spanduk, dokumentasi, dan transportasi panitia sebesar Rp2,5 juta.
Dengan demikian, total kebutuhan anggaran untuk satu kali kegiatan mencapai Rp68 juta. Apabila program tersebut dilaksanakan secara konsisten selama 12 bulan, estimasi kebutuhan anggaran tahunan mencapai Rp816 juta.
Besarnya rencana anggaran tersebut tentu membutuhkan dukungan pendanaan yang terencana, sekaligus pengelolaan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Sumber pendanaan, mekanisme penghimpunan donasi, serta pelaporan penggunaan anggaran menjadi aspek penting untuk memastikan setiap bantuan benar-benar tersalurkan sesuai tujuan.
Program santunan tersebut saat ini perlu dipastikan lebih lanjut mengenai tahapan pelaksanaan, kesiapan pendanaan, serta mekanisme pendataan penerima manfaat. Dengan perencanaan yang matang, kegiatan sosial diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan mampu memberikan manfaat secara konsisten kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan, Laskar Hedon bersama Yayasan Jetz Peduli berharap dapat membangun gerakan sosial yang lebih luas, sekaligus mengajak berbagai elemen masyarakat untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Bersama dokter David laskar hedon tumbuh untuk membantu masyarakat di bidang perekonomian sosial politik dan budaya
Bagi Laskar Hedon, secangkir kopi dapat menjadi awal sebuah pertemuan, gagasan dapat membuka peluang, dan kebersamaan dapat menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.
Laskar Hedon – Bertemu, Bertukar Pikiran, dan Bertumbuh Bersama. ***









