Filesatu.co.id, Blitar | Cakrapalah Sport Fest 2026 adalah festival olahraga, budaya, dan hiburan akbar se-Blitar Raya yang berlangsung pada 17 hingga 24 Oktober 2026, didedikasikan untuk menggerakkan potensi perempuan sekaligus mempromosikan warisan budaya lokal Blitar.
Dengan Mengusung tema “She’s Got Power Women Sport Vibes”, sebagai ajang kolaborasi antara Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Blitar dan Tim Sahabat Anggia Ermarini (SAE).
Penyelenggaraan pagelaran Batik Cakrapalah bertepatan dengan hari ulang tahun ke-11 Asosiasi Pengrajin Batik Kabupaten Blitar (APBB) dan peringatan Hari Batik Nasional. Ajang ini digagas untuk membangkitkan kembali industri batik lokal dan mendukung para ibu pembatik di Blitar. Selain itu, ada juga Bazar UMKM Fatayat NU untuk memamerkan produk lokal.
Malam Puncak (Cakrapalah Nite Harmony) digelar sebagai penutup festival secara meriah, bertempat di objek Wisata Kampung Coklat, Blitar. Acara ini menyajikan perpaduan konser musik nostalgia, aksi donasi kemanusiaan, fashion show, serta penampilan spesial dari grup band nasional, Letto. Sabtu malam (24/10/2026).
Pelaksanaan Cakrapalah Sport Fest 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, BSI, Telkomsel, PLN, Pertamina, Pegadaian, dan Kampung Coklat.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, dalam sambutannya menyatakan bahwa, kegiatan ini berawal dari keresahan para perajin batik, khususnya ibu-ibu pembatik, yang pada tahun ini relatif jarang mendapatkan proyek atau pesanan.
“Kegiatan ini berawal dari keresahan ibu-ibu pembatik yang tahun ini agak jarang mendapat proyek. Kami kemudian mencari kegiatan bersama yang bisa mengangkat para pembatik, dan itulah yang melatarbelakangi Pagelaran Batik Cakrapalah,” ungkap Ufik.
Ufik menyampaikan bahwa, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi para perajin dalam memperkenalkan karya sekaligus mempromosikan batik khas Kabupaten Blitar kepada masyarakat luas.
“Batik yang ditampilkan dalam pagelaran tersebut tidak hanya dikenal masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjangkau pasar di luar daerah. Produk batik Blitar juga diberikan sebagai suvenir agar bisa dibawa ke berbagai wilayah dan membantu memperluas promosi produk lokal,” ujarnya.
Ufik juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan Bupati Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, serta Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan Cakrapalah Sport Fest 2026 yang menggabungkan peringatan Hari Batik Nasional dengan festival olahraga perempuan.
Anggia menilai batik merupakan warisan budaya yang memiliki nilai seni dan karakter tersendiri. Menurutnya, batik Blitar juga memiliki ciri khas kuat yang perlu terus diperkenalkan dan dipromosikan agar semakin dikenal masyarakat.
“Saya juga pencinta batik. Setiap batik mempunyai goresan yang sangat luar biasa. Batik Blitar juga sangat luar biasa dan tentunya mempunyai karakter yang sangat kuat,” tutur Anggia.
Selain mengapresiasi pagelaran batik, Anggia juga memberikan penghargaan kepada Fatayat NU Kabupaten Blitar yang telah menggelar festival olahraga dengan melibatkan perempuan sebagai peserta.
Anggia menegaskan bahwa, olahraga tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan profesional, tetapi juga menjadi hak setiap orang untuk berpartisipasi sesuai kemampuan dan potensi masing-masing.
“Olahraga tidak hanya untuk yang profesional saja, tetapi semua orang punya hak dan potensi untuk olahraga. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh sahabat-sahabat Fatayat NU,” tandasnya.
Anggia berharap melalui kegiatan ini, batik Kabupaten Blitar semakin dikenal luas, para perajin memperoleh kesempatan promosi yang lebih besar, serta partisipasi perempuan dalam kegiatan olahraga dan kreativitas terus meningkat.
“Semakin banyak kegiatan seperti ini diselenggarakan, semakin luas pula wadah khususnya bagi perempuan muslim di kabupaten Blitar, mendapatkan ruang berekspresi, berkarya, dan membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat Blitar secara umum,” pungkas Politisi PKB tersebut.









